Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Mini Konser Kemerdekaan jadi Panggung Kesetaraan Bagi Disabilitas

×

Mini Konser Kemerdekaan jadi Panggung Kesetaraan Bagi Disabilitas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260827 162424 e1787819102774

Martapura, Kalimantanpost.com – Puncak kegiatan Merdeka Berkarya bagi Penyandang Disabilitas dikemas melalui Mini Konser Kemerdekaan yang menghadirkan semangat kesetaraan dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas di Kalimantan Selatan.


Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan mini konser tersebut bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi menjadi ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas dan dedikasinya di hadapan publik.

Kalimantan Post


“Hari ini kita semua ikut menjadi bagian dari puncak kegiatan Merdeka Berkarya bagi Penyandang Disabilitas yang dikemas dalam bentuk Konser Kemerdekaan. Di sini kita bukan hanya menikmati konser musik, tetapi sekaligus merayakan panggung kesetaraan,” ujar Hasnuryadi, Banjar, Rabu (26/8/2026).


Menurutnya, talenta seseorang tidak seharusnya diukur dari keterbatasan fisik, melainkan dari semangat untuk berkarya dan memberikan kontribusi. Hal tersebut terlihat dari penampilan Netfis Band yang seluruh personelnya merupakan penyandang disabilitas netra.


“Kami bangga dengan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Netfis Band. Penglihatan yang terbatas tidak membuat mereka berhenti berkarya. Tanpa melihat, rasanya mustahil memainkan alat musik, tetapi itu tidak berlaku bagi personel Netfis Band,” katanya.


Hasnuryadi menilai keberadaan Netfis Band dan Panti Fajar Harapan menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar apabila diberikan ruang, kesempatan dan dukungan untuk mengembangkan kemampuan.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas, termasuk dengan membuka ruang interaksi sosial yang lebih luas dan inklusif.


“Disabilitas bukanlah halangan untuk berkarya, berekspresi dan menginspirasi. Kita semua memiliki hak yang sama untuk didengar, dihargai dan diberi ruang,” tegasnya.


Lebih lanjut, Hasnuryadi menyampaikan bahwa keberhasilan rehabilitasi sosial tidak hanya dilihat dari pelayanan di dalam panti, tetapi juga dari seberapa banyak program yang memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk tampil dan berinteraksi secara langsung di tengah masyarakat.

Baca Juga :  “Jangan Saling Menyalahkan”


“Rehabilitasi sosial yang sebenarnya bisa kita lihat dari seberapa banyak program yang memberikan kesempatan kepada disabilitas untuk tampil di depan publik,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi jajaran Panti Fajar Harapan serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan Konser Kemerdekaan tersebut.


“Semoga konser ini menjadi langkah kecil menuju masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi semua,” pungkasnya. (adv/KPO-1)

Iklan
Iklan