Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Investor Belum Jelas, DKP3 Banjarmasin Siapkan Opsi Pengelolaan RPU Modern Secara Mandiri

×

Investor Belum Jelas, DKP3 Banjarmasin Siapkan Opsi Pengelolaan RPU Modern Secara Mandiri

Sebarkan artikel ini
IMG 20260827 WA0030 e1787816929393
RPU MODERN - RPU Modern di kawasan RPH Basirih. (Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Rencana pengelolaan Rumah Potong Unggas (RPU) modern yang berada di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih masih menunggu kepastian investor.

Namun kenyataannya hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai pihak investor yang akan mengambil peran dalam pengelolaan fasilitas yang rampung sejak 2023 lalu itu.

Kalimantan Post

Kondisi tersebut membuat Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin mulai menyiapkan opsi lain apabila hingga akhir tahun ini belum ada investor yang masuk.

Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi mengatakan, pada akhirnya alternatif yang dipertimbangkan pihaknya dengan melakukan pengelolaan RPU modern secara mandiri oleh pemerintah daerah.

Langkah tersebut disiapkan agar keberadaan RPU modern ini tetap dapat dimanfaatkan dan tidak berhenti apalagi sampai terbengkalai hanya karena belum adanya investor.

“Kita fungsikan dengan tenaga kita walaupun sedikit. Misalnya kapasitas berapa, kita sesuaikan dengan tenaga kita dengan fasilitas yang ada,” kata Yuliansyah, Kamis (27/8/2026).

Yuliansyah menargetkan pada 2027 mendatang RPU modern tersebut sudah harus beroperasional. Meski tidak ada investor dan terbatasnya tenaga untuk pengelolaan secara mandiri nantinya.

Ia mengungkapkan, sebenarnya banyak investor yang awalnya tertarik untuk mengelola aset tersebut. Namun berakhir tidak deal karena ada pertimbangan-pertimbangan dari investor itu sendiri.

“Misalnya pertimbangan daya listriknya. Kemudian mereka minta storage hingga blast freezer yang alat beku cepat itu. Tentunya pemenuhan ini tidak bisa seadanya juga,” bebernya.

Seiring dengan itu, pihaknya melakukan dialog bersama investor untuk mengetahui sarana prasarana apalagi yang diperlukan untuk menunjang pengelolaan RPU modern tersebut.

“Sambil berjalan melengkapi fasilitas RPU ini kami juga melakukan dialog bersama investor juga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin turun langsung meninjau RPU modern yang sudah tidak beroperasi tiga tahun lamanya setelah selesai dibangun.

Baca Juga :  Proyek NUFReP Tahap 2 Tancap Gas, Pemko Kebut Pembebasan Lahan Sungai Gardu - Gatot

Tidak hanya melihat kondisi bangunan, Yamin juga memeriksa berbagai fasilitas penunjang. Sejumlah bagian yang dicek meliputi kandang, sarana pemotongan, peralatan, ketersediaan air bersih, drainase hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Yamin meminta persoalan yang menghambat pengoperasian RPU segera diurai. Ia menginstruksikan DKP3 Kota Banjarmasin untuk melakukan pemetaan secara menyeluruh, sehingga dapat diketahui apa saja yang masih menjadi kendala.

“Kita inginkan bahwa RPU modern harus segera difungsikan. Bangunan RPU yang modern di kawasan RPH Basirih itu sudah lama selesai, sejak sekitar 2023, tapi sampai sekarang masih terkendala,” kata Yamin.

Menurut Yamin, keberadaan fasilitas tersebut semestinya dapat memberikan manfaat bagi pemerintah maupun masyarakat. Terlebih, RPU dibangun sebagai fasilitas pemotongan unggas yang diharapkan mampu menghadirkan proses lebih higienis, tertata dan profesional. (ham/KPO-4).

Iklan
Iklan