BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kontingen Kota Banjarmasin berhasil meraih juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Anggar Kalimantan Selatan 2026 yang berlangsung di GOR Hasanuddin Banjarmasin, 31 Agustus hingga 3 September 2026.
Banjarmasin tampil sebagai daerah dengan perolehan medali terbanyak, yakni 40 medali, terdiri dari 15 medali emas, 10 perak dan 15 perunggu.
Posisi kedua ditempati Kabupaten Tapin dengan koleksi 13 medali, yang terdiri dari 6 emas, 2 perak dan 5 perunggu. Sementara itu, Kota Banjarbaru berada di peringkat ketiga dengan 21 medali, yakni 4 emas, 7 perak dan 10 perunggu.
Ketua Umum Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kalsel, Herita Warni, mengatakan keberhasilan Banjarmasin menjadi juara umum sekaligus menunjukkan persaingan anggar di Kalimantan Selatan semakin merata.
“Yang paling banyak sampai hari terakhir yaitu Kota Banjarmasin dengan total 15 emas. Kedua Tapin. Beberapa tahun lalu Tapin juara umum, tapi kali ini Banjarmasin,” ujar Herita saat penutupan.
Menurutnya, perkembangan olahraga anggar di Kalsel saat ini tidak hanya terpusat di satu daerah. Pembinaan yang dilakukan kabupaten dan kota mulai menunjukkan hasil positif.
“Pembinaannya hampir merata di kabupaten/kota Kalsel. Kejuaraan pun hasilnya merata, seluruh daerah mendapatkan medali,” katanya.
Kejurprov Anggar Kalsel 2026 mempertandingkan 28 kategori, mulai dari kelompok usia U-10, pra-kadet, kadet, junior hingga senior.
Kejuaraan ini mempertandingkan tiga jenis senjata anggar, yakni sabel, degen dan floret, baik nomor individu maupun beregu.
Sebanyak 268 atlet ambil bagian dalam nomor individu. Karena sejumlah atlet turun di lebih dari satu nomor, total pertandingan yang digelar mencapai lebih dari 300 bout.
Herita menilai tingginya antusiasme peserta, terutama dari kelompok usia muda, menjadi modal penting bagi pembinaan atlet anggar Kalsel ke depan.
“Sekarang ini alhamdulillah sangat antusias sekali masyarakat. Kami menyasar yang kecil-kecil, U-10 itu untuk pembinaan ke depan,” ujarnya.
Kabupaten Tapin juga menunjukkan performa apik dengan menempati posisi kedua klasemen akhir. Salah satu atletnya, Syakeiilah Udzma Tsa’abitah (18), mengaku bangga bisa mempersembahkan prestasi untuk daerahnya melalui nomor degen junior putri.
“Sangat bangga bisa mengharumkan nama daerah di kategori degen junior putri. Saya sudah mengikuti dari beberapa tahun yang lalu dan ikut turnamen ini,” ujar Keila.
Sementara itu, atlet Tapin lainnya, Alvina Dhiya Kamila Faradisa (17), mencatat prestasi gemilang dengan menyumbangkan dua medali emas.
Vina berhasil menjadi juara pada nomor sabel junior putri sekaligus sabel kadet putri.
“Alhamdulillah tentunya sangat senang dan bangga. Ini adalah salah satu pencapaian sejauh ini,” kata Vina.
Ia pun menargetkan untuk terus mengikuti berbagai kejuaraan anggar dan meningkatkan prestasinya.
“Target ke depannya insyaallah saya akan ikuti lagi turnamen yang akan datang,” ujarnya.
Kejurprov Anggar Kalsel 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi antar-kabupaten/kota, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pemetaan atlet potensial.
Hasil kejuaraan ini selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan bagi IKASI Kalsel dalam mempersiapkan komposisi dan formasi atlet untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pra-PON.
Dengan munculnya sejumlah atlet muda berprestasi dan pembinaan yang semakin merata, Kejurprov Anggar Kalsel 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk melahirkan lebih banyak atlet yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional. (fkh/KPO-3)
Perolehan Medali :
- Banjarmasin : Emas 15, Perak 10, Perunggu 15
- Tapin : Emas 6, Perak 2, Perunggu 5
- Banjarbaru : Emas 4, Perak 7, Perunggu 10
- HSS : Emas 2, Perak 1, Perunggu 3
- HSU : Emas 1, Perak 1, Perunggu 1
- Balangan : Emas 0, Perak 4, Perunggu 7
- Tanah Bumbu : Emas 0, Perak 1, Perunggu 8
- Banjar : Emas 0, Perak 1, Perunggu 0
- Tanah Laut : Emas 0, Perak 0, Perunggu 5
- Barito Kuala : Emas 0, Perak 0, Perunggu 3















