LAMANDAU, Kalimantanpost.com – Ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng) terdampak setelah sumber air baku di sekitar Desa Bunut diduga tercemar akibat aktivitas menuba ikan secara sembarangan.
Akibat pencemaran tersebut, aliran air bersih ke rumah warga dilaporkan mati total selama dua hari terakhir. Kondisi ini membuat sekitar 29.000 pelanggan PDAM harus menghadapi gangguan pelayanan air bersih.
Salah seorang warga Nanga Bulik, Wahyu, yang tinggal di RT 12, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Menurutnya, air PDAM merupakan kebutuhan utama masyarakat, terlebih bagi warga yang tidak memiliki sumber air alternatif.
“Kami sangat mengeluhkan kondisi ini. Air PDAM tidak mengalir sudah dua hari. Informasinya sumber air di Bunut tercemar tuba akibat kegiatan menuba ikan,” ujar Wahyu.
Kekhawatiran warga semakin meningkat setelah ditemukan ikan-ikan mati di sekitar ponton penyedotan air PDAM yang berada di kawasan sumber air dekat Desa Bunut.
Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap masyarakat di wilayah Kota Nanga Bulik. Gangguan pasokan air bersih juga dikhawatirkan dirasakan warga di sejumlah wilayah lain yang selama ini bergantung pada suplai PDAM, termasuk kawasan Trans E dan SP Kecamatan Sematu Jaya, terutama daerah yang tengah mengalami keterbatasan sumber air.
Untuk memastikan kondisi air, Tim Laboratorium Kesehatan turun langsung melakukan pengecekan ke sungai yang menjadi sumber air baku PDAM di sekitar Desa Bunut pada Minggu, (6/9/2026) pagi.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kadar air setelah adanya dugaan pencemaran akibat penggunaan tuba untuk menangkap ikan.
Warga berharap hasil pemeriksaan dapat segera diketahui dan menjadi dasar bagi pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan, sehingga distribusi air bersih kepada ribuan pelanggan dapat kembali normal.
Selain persoalan pelayanan air bersih, masyarakat juga berharap aktivitas penggunaan bahan berbahaya untuk menangkap ikan tidak kembali terjadi di sekitar sumber air baku, mengingat dampaknya dapat dirasakan oleh ribuan warga.
Kini, perhatian masyarakat tertuju pada hasil pemeriksaan laboratorium dan langkah pemerintah maupun pihak terkait untuk memastikan sumber air PDAM kembali aman digunakan serta pelayanan air bersih segera pulih. (ek/KPO-3)















