BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Baru beberapa hari bergabung membuat kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi belum diturunkan saat timnya Rayo Vallecano mengalahkan Rancing Santader 3-2 di Stadion Campo de Futbol de Vallecas, Madrid, Minggu (6/9/2026).
Kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, 29 tahun lalu ini duduk dibangku cadangan untuk beradaptasi dengan suasana baru di kompetisi La Liga.
Sebagai kiper utama di laga tersebut, pelatih Beñat San José mempercayakannya kepada Dani Cardenas yang bermain 90 menit dengan melakukan dua penyelamatan dan mendapat rating 6,4 dari flashscore.
Berkat kemenangan itu, Rayo Vallecano naik ke posisi 12 dengan 4 poin dari 4 kali main, sekali menang, satu kali seri dan dua kali kalah. Sedangkan Rancing Santader di posisi 11 juga dengan 4 poin dari 4 kali main tapi unggul selisih gol.
Duel antara Rayo Vallecano melawan Rancing Santader berlangsung sengit dan dua pemain tuan rumah mendapat kartu merah.
Di menit 86, pemain Rayo Vallecano, Fran Perez mendapat kartu merah dan dikeluarkan dari lapangan oleh wasit karen karena diduga melakukan pelanggaran dengan menyikut lawan.
Di menit 89, pemain Rayo Vallecano, Jorge de Frutos (Rayo diberi kartu merah meskipun dia tidak berada di lapangan karena dianggap wasit Wasit Alejandro Quintero berperilaku tidak sportif.
Tim tamu, Racing Santander sudah unggul lebih dulu 1-0 pertandingan baru berjalan 4 menit. Sergio Canales mencetak gol indah dari tendangan bebas jarak menengah. Ia mengirim bola langsung ke dalam tiang kanan gawang dan gagal dihalau kiper Rayo Vallecano, Dani Cárdenas.
Rayo Vallecano berhasil bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan di menit 17 ketika tendangan Andrei Rațiu dari sudut sulit berhasil melewati kiper Julen Agirrezabala.
Tuan rumah nyaris balik unggul pada menit 26, Jorge de Frutos melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan akurat. Namun, kiper Racing Santander, Julen Agirrezabala melakukan penyelamatan gemilang untuk menghentikan bola agar tidak masuk ke sudut kiri bawah gawang.
Sebaliknya, Racing Santander balik unggul 2-1 dengan memanfaatkan kelengahan pertahanan tuan rumah, yang memungkinkan Pablo García menandai debutnya dengan gol dari luar kotak penalti saat kiper Rayo Vallecano, Dani Cárdenas tidak berada di posisi terbaik pada menit 28.
Setelah itu tempo permainan semakin tinggi dengan intensitas serangan tuan rumah Rayo Vallecano semakin meningkat. Hasilnya, di menit 43 tuan rumah menyamakan kedudukan 2-2 melalui aksi solo Sergio Camello yang mendapat umpan Unai López dan melepaskan tembakan ke sudut bawah gawang.
Usai turun minum, kepercayaan diri pemain Rayo Vallecano semakin tinggi. Di menit 48, tuan rumah balik memimpin 3-2 yang dibuat Sergio Camello menyambut umpan silang yang sangat akurat ke dalam kotak penalti Lopez dan melepaskan tembakan rendah yang tak terbendung ke tengah gawang, melewati di antara kaki kiper Agirrezabala yang tak berdaya.
Sebenarnya di menit 79, Racing Santander berhasil mencetak gol melalui Yassir Zabiri yang memanfaatkan bola rebound tepat di luar kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke sudut kanan bawah gawang. Tendangannya tak mampu dijangkau kiper Dani Cardenas.
Namun, gol itu dianulir wasit karena pelanggaran yang dilakukan Jeanuël Belocian.
Hingga babak kedua berakhir, kedudukan 3-2 untuk Rayo Vallecano tak berubah. (ful/KPO-3)















