Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

PON Bela Diri II Ditunda ke 2027, Pelatih dan Atlet Kurash Kalsel Kecewa

×

PON Bela Diri II Ditunda ke 2027, Pelatih dan Atlet Kurash Kalsel Kecewa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260910 WA0014 1 e1789013213530
Atlet Kurash Kalsel sedang latihan. (Kalimantan post.com/Repro Pribadi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Adanya penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) II Bela Diri yang seyogyanya digelar Oktober – November 2026 ke tahun 2027 mendatang membuat pelatih dan atlet Kurash Kalimantan Selatan (Kalsel) kecewa.

“Jujur, sebagai tim pelatih dan atlet, kami tentu merasa kecewa dengan diundurnya pertandingan hingga tahun depan. Kami sudah mempersiapkan diri kurang lebih selama satu tahun, dengan mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, dan juga berbagai hal lainnya demi persiapan menghadapi pertandingan PON Bela Diri II,” ujar salah satu pelatih Kurash Kalsel, Oktoriadi, Kamis (10/9/2026).

Kalimantan Post

Namun, lanjut dia, pihaknya berusaha menerima keputusan ini dengan lapang dada. “Kami percaya bahwa setiap ketetapan Allah SWT pasti memiliki hikmah yang mungkin belum kita ketahui saat ini,” tandasnya.

Ditambahkan Okto, adanya penundaan ini juga sebagai bahan untuk bersyukur dan introspeksi.

“Kami bersyukur karena selama satu tahun ini para atlet sudah mendapatkan pengalaman, disiplin, dan proses latihan yang sangat berharga. InsyaAllah, tidak ada latihan dan pengorbanan yang sia-sia,” tegasnya.

Untuk saat ini, papar Okto, pihaknya fokus tetap berlatih dan menjaga semangat para atlet. Bahkan dengan adanya penundaan ini, akan berusaha menjadikannya sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan diri lebih baik lagi.

“InsyaAllah, kapan pun pertandingan dilaksanakan, kami siap untuk kembali bertanding dengan kondisi yang lebih matang dan persiapan yang lebih baik,” tegasnya.

Okto juga berharap kepada seluruh panitia dan pihak terkait agar persiapan untuk pelaksanaan tahun depan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya, lebih matang, terencana, dan mempertimbangkan berbagai aspek, sehingga nantinya pelaksanaan pertandingan dapat berjalan lancar dan tidak kembali mengecewakan para atlet, pelatih, maupun seluruh pihak yang telah mempersiapkan diri.

Baca Juga :  Petenis Asal Banjarmasin, Rifqi Kalahkan Eric dari Swedia di ITF M15 Bali 2026

“Kami tidak bermaksud menyalahkan pihak mana pun. Ini hanya bentuk penyampaian dari kami sebagai pelatih dan atlet yang sudah mempersiapkan diri cukup lama. Semoga keputusan ini menjadi yang terbaik bagi semuanya,” tegasnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan