Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Batola Kembali Raih Adipura

Batola Kembali Raih Adipura

Barito Kuala

Marabahan, KP – Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali meraih Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia….

Panwaslu Siap Awasi Tahapan Pemilu

Panwaslu Siap Awasi Tahapan Pemilu

Barito Kuala

Marabahan, KP – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di kecamatan siap untuk mengawasi tahapan Pemilu serentak pada 2024 mendatang, baik pemilihan…

Mujiyat Launching Satu SKPD Satu Inovasi

Mujiyat Launching Satu SKPD Satu Inovasi

Barito Kuala

Marabahan, KP – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) melaksanakan sosialisasi sekaligus…

Mujiyat Berikan Contoh Inovasi

Mujiyat Berikan Contoh Inovasi

Barito Kuala

Marabahan, KP – Setelah berkeliling menghadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan di Wilayah Kabupaten Barito Kuala (Batola) Pj Bupati Batola Mujiyat memberikan…

Cincin Sulit Dilepas, Ibu Hamil Hampir Gagal operasi Cesar

Cincin Sulit Dilepas, Ibu Hamil Hampir Gagal operasi Cesar

Barito Kuala

Marabahan, KP – Cincin sulit dilepas dari jari, seorang ibu hamil hampir gagal dilakukan operasi cesar, Untung saja ada Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bisa melepas cincin yang ada dijari ibu hamil tersebut.

Sepertinya Petugas Damkar bukan hanya melaksanakan tugas sebagai pemadam kebakaran saja, tetapi berbagai kejadian juga sering diminta masyarakat melakukan beragam pekerjaan unik seperti mengambil sarang tawon, menangkap ular di rumah warga, mengamankan binatang buas, membuka gembok ngadat, hingga mencopot cincin yang tak bisa dilepas.

Seperti yang dilakukan petugas UPT Damkar Satpol-PP Barito Kuala (Batola), Kamis (2/2) pagi. Mereka diminta bantuan untuk melepas 2 buah cincin emas yang melingkar di jari tengah tangan kiri wanita bernama Ayu Rafikah Sari (31).

Pelepasan dilakukan selain jari tengah isteri Indra Julianda (38) yang beralamat di Jalan Panglima Batur RT 04 Kelurahan Ulu Benteng Kecamatan Marabahan ini sudah terlihat membengkak juga untuk keperluan operasi melahirkan.

Rencananya petugas RSUD H Abdul Aziz akan melakukan operasi melahirkan terhadap karyawan honorer ini. Seperti biasa untuk keperluan operasi segala pernak pernik pasien yang terpasang di tubuh harus dilepas terlebih dahulu.

Karena ketentuan itu, Ayu Rafikah Sari pun diminta melakukan hal yang sama mulai melepas kalung, gelang, hingga cincin satu persatu. Namun ketika mau melepas dua cincin yang terpasang di jari tengah tangan kirinya ternyata tidak bisa lantaran jarinya sudah membengkak.

Ayu pun berusaha meminta bantuan sang suami tetapi juga tidak bisa. Bahkan suaminya telah membubuhkan pelumas baik sabun maupun minyak namun hasilnya tetap nihil. Akibatnya muncul dalam pikiran jalan satu-satunya dengan meminta bantuan pihak UPT Damkar Satpol-PP Batola. Seketika itu juga suami Ayu bernama Indra Julianda menghubungi petugas Damkar.

Beberapa Damkar Satpol-PP Batola mulai Kepala UPT-nya Yusma SH, Nyoman Batola SH, Kasriansyah, Akhmad Riyani, dan Syafrian Noor yang menerima laporan sekitar pukul 10.30 Wita langsung meluncur menuju RSUD H Abdul Aziz Marabahan.

Menggunakan alat grinder mini petugas Damkar pun berusaha memotong kedua cincin yang terpasang di jari tengah wanita yang mau melahirkan tersebut secara hati-hati. Memakan waktu lebih dari satu jam akhirnya kedua cincin emas tersebut berhasil dilepas.

Kepala UPT Damkar Satpol-PP Batola, Yusma Hernadi mengaku lega setelah berhasil melepas kedua cincin di tangah Ayu Rafikah Sari tersebut.

“Alhamdulillah kami bisa membantu melepaskan cincin di tangan wanita yang mau melahirkan tersebut. Semoga operasi melahirkannya berjalan lancar dan selamat,” tuturnya. (ang/K-6)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

Iklan