Allstars FC dan Togap FC jadi Kampiun

Tim Allstar FC bersama Yuyu Rahmt Mulyana. (Kp/nafarin fauzy)

Banjarmasin, KP – Tim futsal Allstar FC dan Togap FC merebut gelar kampiun kelompok 44 tahun dan kelompok 38-43 tahun Festival Futsal Antar Legend Paman Birin Cup 2018, di Suria Sporthall Banjarmasin. Pada final Rabu (7/11) kemarin, kedua klub tersebut menundukkan lawan-lawannya.

Pada kelompok 44 tahun, Allstar FC Banjarmasin di final mengalahkan XStar Braboetz dengan skor 5-1. Sedangkan di kelompok 38-43 tahun, Togap FC Banjarmasin melalui pertarungan yang belangsung sengit menundukkan Alstar FC dengan skor 5-4.

Juara III kelompok 44 tahun, tim Banjarbaru mengalahkan Sungai Ulin FC yang ditentukan melalui adu penalty setelah kedudukan imbang 2-2 hingga usai laga 2×20 menit, Dalam adu penalty Banjarbaru unggul 2-1, sehingga kedudukan akhir menjadi 4-3, untuk kemenangan Banjarbaru atas Sungai Ulin yang diperkuat mantan Jenderal Lapangan Barito Putera, Frans Sinatra Huwae dan adiknya Sear Yusuf Huwae.

Sedangkan juara III kelompok 39-43 tahun, XStar Braboetz mengalahkan PDAM Bandarmasih FC dengan skor telak 5-1.

Dengan demikian untuk kelompok 44 tahun, juara I Allstar FC, II XStar Braboetz, III Banjarbaru FC, IV Sungai Ulin FC. Untuk kelompok 39-43 tahun, juara I Togap FC, II Allstar FC, III Xstar Braboetz, IV PDAM Bndarmasih.

Para juara I-IV kedua kelompok menerima trophy Paman Birin dan uang pembinaan, masing-masing untuk juara I Rp10 juta, II Rp7,5 juta, III Rp6 juta, IV Rp4 juta. Hadiah diserahkan Sekretaris AFP, Nariansyah dan Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Yuyu Rahmat Mulyana., didampingi Panitia Pelaksana, Andin Reza.

Apresiasi Paman Birin

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, Zakly Asswan atas nama Gubernur Paman Birin, memuji para legend yang mengikuti festival tersebut. Meskipun usia mereka sudah tidak muda lagi, tapi tetap mampu berolahraga futsal yang membutuhkan fisik prima, ini sesuai dengan keinginan Gubernur Paman Birin agar kita sehat dan bugar, selalu Bergerak dan bergerak, Berjuang Gelorakan Rakyat.

‘’Kita tidak akan sehat bila malas bergerak alias pengoler, dengan bergerak kita sehat dan bugar sehingga tetap mampu menjadi sumber daya manusia yang produktif,’’ cetus Kadispora yang mantan atlet gulat Kalsel era tahun 1990 an ini.

Dikatakan Zakly, Even tersebut sebagai bukti apresiasi Gubernur Paman Birin yang telah mendapatkan penghargaan sebagai Pembina Olahraga Terbaik satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang mendapatkan penghargaan pada Haornas 2018 .

‘’Ini bukti konkrit kepedulian Paman Birin terhadap semua komunitas olahraga dari anak-anak hingga orang dewasa.,’’papar Zakly.

Zakly Asswan yang didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Yuyu Rahmad Mulyana dan Kabid Pembinaan Olahraga Prestasi Mujiyat, juga menyatakan tampilnya para legenda sepakbola dalam sebuah pertandingan, akan bisa memberi motivasi generasi muda bagaimana tetap tampil prima hingga usia yang terbilang berumur, pungkasnya. (nfr/k-9)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...