Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Penyaluran KUR Kalsel Rp2,69 Triliun kepada 37.385 Debitur, UMi Tersalur Rp30,95 Miliar

×

Penyaluran KUR Kalsel Rp2,69 Triliun kepada 37.385 Debitur, UMi Tersalur Rp30,95 Miliar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260730 WA0038
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan Catur Ariyanto Widodo usai acara Publikasi ALCo di Aula Kanwil DJP Kalselteng, Kamis (30/7/2026). (Kalimantanpost.com/ful)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kalimantan Selatan (Kalsel) tersalur sebesar Rp2,69 triliun kepada 37.385 debitur dan pembiayaan UMi Ultra Mikro (UMi) tersalur sebesar Rp30,95 miliar kepada 5.547 debitur.

Berdasarkan data SIKP Kemenkeu, kinerja penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan
pembiayaan Ultra Mikro (UMi) sampai 30 Juni 2026, total penyaluran KUR sebesar Rp2,69 triliun atau 43,04 persen dari target Rp5,15 triliun yang disalurkan kepada 37.385 debitur.

Kalimantan Post

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan Catur Ariyanto Widodo usai acara Publikasi ALCo di Aula Kanwil DJP Kalselteng, Kamis (30/7/2026) menjelaskan, KUR disalurkan secara konvensional sebesar Rp2.584,57 miliar atau 95,98 persen dan Syariah sebesar Rp108,37 miliar atau 4,02 persen.

Secara nasional, Kalsel berada pada peringkat 17 dan menempati peringkat kedua di regional Kalimantan berdasarkan realisasi penyaluran KUR.

“Sektor pertanian menjadi sektor penerima KUR terbanyak sebesar Rp948,52 miliar atau 35,22 persen kepada 16.383 debitur dan skema mikro menjadi skema terbesar dengan penyaluran sebesar Rp1.736,33 miliar atau 64,48 persen kepada 33.676 debitur,” kata Catur.

Sementara itu, Kota Banjarmasin mencatatkan penyaluran tertinggi, sebesar Rp480,86 miliar kepada 5.275 debitur. Disusul oleh Kabupaten Tanah Bumbu sebesar Rp348,33 miliar kepada 3.497 debitur dan Kabupaten Banjar sebesar Rp278,85 mikiar kepada 4.416 debitur.

“BRI mencatat penyaluran KUR tertinggi dengan membukukan capaian sebesar Rp1.800,40 miliar kepada 32.308 debitur. Kemudian Bank Mandiri sebesar Rp278,01 M kepada 2.232 debitur,” ungkapnya

Selanjutnya, lanjut Catur, oleh BNI sebesar Rp237,62 M kepada 778 debitur.

Sementara itu, memperkuat inklusi keuangan bagi masyarakat, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kalimantan Selatan total penyaluran sebesar Rp30,95 M kepada 5.547 debitur.

UMi disalurkan secara Konvensional sebesar Rp5,38 miliar dan Syariah Rp25,57 miliar.

Baca Juga :  BRI Region 14 Banjarmasin Gelar Pengajian Rutin, Teguhkan Semangat Bekerja sebagai Sarana Ibadah

Dijelaskannya, Kalsel menempati posisi ke-28 dari 34 provinsi se-Indonesia dalam realisasi
penyaluran pembiayaan UMi secara nasional, sedangkan realisasi penyaluran UMi di Kalsel
menempati peringkat ketiga di regional Kalimantan.

Sementara Kota Banjarmasin mencatatkan penyaluran tertinggi, sebesar Rp6,21 miliar kepada 1.027 debitur. Disusul oleh Kabupaten Banjar sebesar Rp3,86 miliar kepada 703 debitur dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar Rp3,10 miliar kepada 561 debitur.

Menurut Catur, sektor perdagangan menjadi sektor penerima UMi terbanyak sebesar 97,56 persen.

Berdasarkan skema, penyaluran didominasi menggunakan skema kelompok sebesar Rp29,46 miliar.

“PNM mencatat penyaluran UMi tertinggi dengan membukukan capaian sebesar Rp26,28 miliar
kepada 4.651 debitur,” ungkapnya.

Guna menjamin ketepatan sasaran dukungan finansial bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan secara
intensif memperkuat fungsi pengawasan melalui monitoring dan evaluasi berkala bersama seluruh mitra penyalur.

“Kolaborasi strategis ini akan terus ditingkatkan demi memastikan keberhasilan pola
penyaluran di titik-titik pertumbuhan seperti di Kota Banjarmasin dapat teramplifikasi secara merata ke seluruh Kabupatenupaten/kota,” kata Catur.

Langkah ini menjadi krusial dalam mempercepat distribusi modal yang akuntabel, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi inklusif di seluruh wilayah Kalimantan
Selatan. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan