Pemkab Barito Utara ajukan rancangan APBD 2019

Muara Teweh, KP — Pemerintah Kabupaten Barito Utara, sampaikan nota keuangan rancangan APBD tahun anggaran 2019 pada rapat paripurana DPRD di gedung DPRD setempat di Muara Teweh,Kamis.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Mery Rukaini didampingi Wakil Ketua II Acep Tion, Sekretaris Daerah Pemkab setempat Jainal Abidin dan pejabat lainnya.

Bupati Barito Utara Nadalsyah dalam pidatonya yang disampaikan Sekda Jainal Abidin mengatakan penyampaian nota ini merupakan agenda tahunan sebagai implementasi dari siklus anggaran yang memiliki nilai strategis bagi kelangsungan roda pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di daerah ini.

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan penganggaran yang berbasis kinerja sesuai Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah sebagaimana telah diubah untuk kedua kalinya dengan peraturan Mendagri nomor 21 tahun 2011,” katanya.

Menurut dia, penyusunan RAPBD Kabupaten Barito Utara tahun anggaran 2019 ditempuh melalui tahap-tahapan seperti penjaringan aspirasi masyarakat dari tingkat desa, kelurahan hingga kabupaten (Musrenbang Kabupaten).

Kemudian dari hasil musrenbang kabupaten disusunlah rencana kerja daerah (RKPD) menjadi dokumen RKPD sebagai instrumen perencanaan daerah dalam lima tahun. Selanjutnya penyusunan kebijakan umum anggaran (KUA), penetapan PPAS, penyusunan RKA perangkat daerah.

“Setelah itu pengajuan RAPBD kepada DPRD Barito Utara untuk dibahas hingga dapat disetujui bersama dan tahap akhir adalah RAPBD yang telah disetujui DPRD tersebut diajukan kepada Gubernur Kalteng untuk dievaluasi,” kata dia.

Untuk pembangunan daerah, Pemkab Barito Utara memperoleh alokasi anggaran yang cukup besar karena merupakan penajaman skala prioritas pembangunan daerah.

“Anggaran belanja langsung sektor pendidikan untuk 2019 diusulkan sebesar Rp76,667 miliar, anggaran ini untuk peningkatan serta pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, rumah dinas guru serta diharapkan untuk peningkatan mutu pelayanan bidang pendidikan,” ucapnya.

Sektor kesehatan diusulkan sebesar Rp144,062 miliar, anggaran ini untuk peningkatan, pemeliharaan sarana dan prasarana kesehatan, pengadaan obat-obatan, dalam rangka peningkatan kwalitas pelayanan kesehatan pada Dinas Kesehatan, RSUD Muara Teweh, Puskesmas pembantu terutama dalam ketersediaan obat-obatan telah mencukupi kebutuhan.

Untuk sektor pekerjaan umum tahun depan diajukan sebesar Rp203,495 miliar, untuk peningkatan serta pemeliharaan infrastruktur jalan dan jembatan yang ada di wilayah Kabupaten Barito Utara.

“Kegiatan tersebut semata-mata untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Barito Utara yang kita cintai,” demikian Nadalsyah. (net/k-8)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...