Wawali Hermansyah Ketua APPSBI

213

Banjarmasin, KP – Pengurus Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Kota Banjarmasin masa bhakti 2018-2022 hari Sabtu (24/11), secara resmi dilantik oleh Ketua APPSBI Provinsi Kalsel H Supri Muyono.

Pelantikan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin itu, mengukuhkan H Hermansyah yang merupakan Wakil Walikota Banjarmasin sebagai Ketua APPSBI Kota Banjarmasin dan segenap pengurus masa bakti 2018-2022.

“Saya menyambut baik dan mengucapkan selamat atas pelantikan dan pengukuhan APPSBI Kota Banjarmasin yang di ketuai oleh Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah. Kami yakin dengan kepemimpinan beliau sebagai Ketua APPSBI ini akan tumbuh dan berkembang di dua tahun mendatang, bahkan pencak silat ini akan menjadi primadona di Kota Banjarmasin,’’ ujar Asisten Bidang Perekonomian Setda Kota Banjarmasin Ir H Doyo Pudjadi mewakili Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Sabtu (24/11).

Selain menjadi primadona, lanjutnya, atlet pencak silat di Kota Banjarmasin juga akan mampu bersaing dengan kota-kota lain di Indoensia.

Ketua Pengprov APPSBI Kalsel H Supri Muyono mengatakan, di tahun 2018 ini APPSBI Kalsel berencana membentuk 7 Pengkot dan Pengkab APPSBI se Kalsel. Pembentukan pengurus APPSBI ini, terangnya, merupakan program kegiatan pengurus Provinsi APPSBI Kalsel di bidang organisasi.

“Pengurus APPSBI Kota Banjarmasin adalah pengurus pertama yang ada di kabupaten kota di Kalsel. Semoga hal ini akan menjadi pelopor dan keteladanan bagi para pengiat silat budaya untuk membentuk Pengkot dan Pengkab APPSBI lain di Kalsel,’’ ucapnya.

Sementara itu, Ketua APPSBI Kota Banjarmasin terpilih H Hermansyah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah meberikan kepercayaan memimpin organisasi tersebut.

“Mudah-mudahan kepercayaan dan amanah ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab dengan di landasi semangat kebersamaan dan keiklasan, sekaligus mensosialisasikan adanya pengurus pancak silat yang merupakan warisan dan peninggalan nenek moyang kita,’’ ujarnya.

Tantangan dalam kepengurusan APPSBI ini, lanjutnya, bagaimana ensosialisasi dan mengembangkan cabang olahraga pencak silat budaya Indonesia ini agar bisa lebih memasyarakat, serta melaksanakan pembinaan agar atlet-atletnya berprestasi.

“Daerah-daerah lain juga sudah pasti akan berlomba untuk meningkatkan prestasi para atletnya, karena itu diperlukan kerja ekstra dan kerja keras bagi APPSBI Kota Banjarmasin dalam melaksanakan sosialisasi dan pembinaan agar para atlet kita benar-benar menunjukkan prestasinya,’’ ucapnya. (vin/K-5)

 

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...