Empat Kandidat Telah Ambil Formulir untuk Dampingi Pamam Birin

Banjarmasin, KP – Empat kandidat telah ambil formulir di ke Partai Golangan Karya (Golkar) untuk dampingi Pamam Birin.

Diperkirakan akan bertambah lagi tokoh daerah yang akan mendaftar untuk mendampingi Paman Birin, sebutan akrab H Sahbirin Noor di periode selanjutnya.

Partai Provinsi Kalsel ini telah membuka penjaringan calon kepala daerah sejak 25 September hingga 15 Oktober 2019, dan sudah empat kandidat yang mengambil formulir pendaftaran untuk Pilkada 2020.

Menurut Wakil Ketua Tim penjaringan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel dari Partai Golkar Kalsel, H Puar Junaidi, mereka yang sudah mengambil formulir pendaftaran itu adalah H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah yang merupakan mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar.

Setelahnya, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid, dilanjutkan mantan Pj Bupati Tapin H Gusti Syahyar dan terakhir adalah H Rosehan NB anggota DPRD Kalsel dari PDIP dan mantan Wakil Gubernur Kalsel.

“Masih ada waktu ini beberapa hari lagi sebelum ditutup, diperkirakan akan bertambah lagi tokoh daerah yang akan mendaftar untuk mendampingi Paman Birin di periode selanjutnya,” jelas Puar.

Dikatakan, partainya hanya menerima pendaftaran bagi bakal calon wakil gubernur.

Karena untuk bakal calon gubernur sudah diputuskan hanya untuk Paman Birin yang merupakan Gubernur Kalsel saat ini dan sebagai Ketua DPD Golkar Kalsel.

“Penetapan Paman Birin sebagai satu-satunya calon gubernur dari partai kita melalui keputusan bulat Rapimda yang dihadiri pengurus DPD Partai Golkar seluruh kabupaten/kota di provinsi ini,” tegas Puar.

Meski sudah ditetapkan tersebut, lanjut dia, secara mekanisme organisasi, Paman Birin juga akan menyerahkan blanko pendaftaran ke partainya.

“Jadi tidak pengambilan blanko, tapi langsung menyerahkan blanko pendaftaran. Kalau yang berminat menjadi pendamping beliau mengambil blanko lebih dulu, selambat-lambatnya tanggal 15 Oktober 2019 sudah wajib diserahkan,” tuturnya.

Menurut Puar, mekanisme penjaringan calon kepala daerah di partainya akan dilakukan sistem survai, tidak hanya dilakukan Golkar provinsi, namun juga DPP Golkar.

“Keputusan akhirnya tetap ada pada DPP Golkar, siapa yang akan terpilih menjadi pendamping Paman Birin nantinya,” ujar Puar.

Puar menyatakan, partai Golkar pada Pilgub 2020 ini dapat mengusung sendiri, karena memperoleh kursi sebanyak 12 di DPRD Provinsi Kalsel, atau melebihi syarat 20 persen atau sebanyak 11 kursi dari kursi DPRD provinsi sebanyak 55 kursi.

Sementara Wahid sebut, kalau dirinya boleh dikatakan mewakili daerah hulu sungai atau Banua Anam.

Sebab dari enam kabupaten itu belum ada yang menawarkan diri.

“Kita bukan menawarkan diri tapi ingin membantu Bapak H Sahbirin Noot agar capaian kinerja atau keberhasilan di wilayah Hulu Sungia ini lebih maksimal lagi.

Karena itu, kita menawarkan diri menjadi pendamping beliau.

Kita siap memberikan dukungan dengan garansi 100 persen untuk membantu Bapak Sahbirin,” ujar Wahid.

Ditanya apakah sudah mendapat restu Paman Birin. Wahid tidak mau jumawa. Menurutnya diperlukan waktu untuk membuat keputusan, sebab saat ini masih dalam proses penjaringan bakal calon.

Wahid menyebut jika dianalogikan dengan melamar wanita, dirinya masih “PDKT” atau pendekatan dengan Paman Birin. (mns/ant/K-2)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...