Dewan Dorong Pengembangan Desa Wisata

Banjarmasin, KP – DPRD Kalsel mendorong pengembangan desa wisata di wilayah Kalsel, dengan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali yang memiliki banyak obyek wisata.

Sebagai salah satu provinsi destinasi kunjungan pariwisata di Indonesia Bali terkenal akan pengembangan wisatanya, salah satu nya adalah desa Kutuh yang berlokasi di Kabupaten Badung Bali.

Desa yang awalnya adalah dikategorikan desa miskin ini sekarang berhasil disulap menjadi desa wista yang berhasil memperoleh pendapatan Rp50 miliar dan laba bersih bahkan sampai Rp14,5 miliar per tahun dari bisnis pariwisatanya. Bahkan Desa Kutuh ini menjadi desa percontohan bagi desa lainnya di Indonesia.

Putu Anom Agustina selaku Kadis Pemberdayaaan Masyarakat Desa di Provinsi Bali mengukapkan bahwa Terkait dengan manfaat pengembangan desa wisata di bali ini sangat terasa nyata berpengaruh dalam ekonomi masyarakat di desa.

“Ada pendapatan asli desa yang bisa diciptakan oleh desa itu sendiri. Seperti contohnya salah satu Desa di Kabupaten Badung yaitu Desa Kutuh. Saat ini dengan adanya program pengembangan desa wisata tersebut desa kutuh berhasil menjadi desa yang nol kemiskinan. Dengan pendapatan sampai puluhan miliar,” katanya.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa program ini berhasil menambah peluang kerja bagi masyarakat desa. “Di Desa Kutuh bukan hanya berhasil mengentaskan kemiskinan, bahkan desa ini berhasil menciptakan peluang kerja kepada masyarakat desa kutuh. Sehingga saat ini penduduk dengan usia kerja tidak ada lagi yang menganggur,” tambahnya, pada saat kunjungan Komisi I DPRD Kalsel, kemarin.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Hj Rachmah Norlias menyampaikan keinginan DPRD Kalsel bahwa ekonomi di Kalsel tidak hanya mengandalkan sektor tambang saja karena potensinya terbatas, agar dapat mencari altenatif lain dengan pembangunan ekonomi itu yang lebih ramah lingkungan, berkelajutan dan memberi income yang baik bagi masyarakat.

“Dari Bali kita bisa belajar banyak, Bali merupakan salah satu daerah kunjungan wisata terbaik di Indonesia, dengan adanya pengembangan desa wisata nusantara ini kita ingin mencoba di Kalsel ada seperti ini. Minimal mencoba buat satu atau dua desa jadi percontohan sebagai desa wisata,’’ kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kalsel, Zulkifli membenarkan keinginan dewan tersebut dan berjanji menindaklanjutinya.

“Kita banyak sekali mendapat kritikan dari anggota dewan, yang menginginkan Kalsel mengurangi pembangunan ekonomi yang mengandalkan sektor tambang, dan mencari alternatif lain,’’ katanya.

Kemudian, ia berjanji akan mempunyai program serupa di Kalsel, terutama yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sesuai dengan kondisi-kondisi di daerah yaitu melalui sektor pariwisata. (lyn/KPO-2)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...