Komisi IV Panggil Dinsos Bicarakan Pengentasan Kemiskinan

Matnor Ali

Banjarmasin, KP – Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin menyatakan keprihatinnya, karena belum mampunya upaya untuk mengatasi pengentasan kemiskinan di ibukota Kalsel ini. Melalui kondisi tersebut, komisi yang membidangi kesra, kesehatan, pendidikan ini memangil Dinas Sosial.

Melalu rapat kerja dengar pendapat digelar, Kamis (7/110 kemarin, komisi mendesak Pemko Banjarmasin melalui SKPD secara terkoordinasi agar segera mendata dan memberikan bantuan bagi warga miskin yang ada di kota ini, baik yang telah deprogram pemerintah pusat maupun Pemko. .

Sebab bila kita biarkan atau tidak terdata, maka potret kemiskinan warga di kota ini tidak akan teratasi dengan baik, ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali.

Kepada wartawan usai rapat kerja dengan Dinas Sosial, Matnor Ali mengatakan, di tengah upaya peningkatan kemajuan pembangunan di kota ini adalah sebuah penilaian kurang baik jika potret kemiskinan belum teratasi dengan baik.

Sebagaimana lanjutnya, baru-baru ini terungkap informasi yang sangat membuat miris banyak pihak, dimana seorang wanita lanjut usia (lansia), Sabariah warga Antasan Kecil Timur (AKT) Dalam RT 17 Kecamatan Banjarmasin Utara, harus tinggal di gubuk yang tidak layak huni bersama seorang anaknya.

Mestinya, jika semua warga miskin di kota ini terdata dengan baik akurat harusnya diberikan bantuan, seperti bedah rumah sebagaimana telah deprogram pemerintah ujar Matnor Ali dengan nada prihatin.

Matnor Ali mengakui, sejauh ini bantuan bedah rumah yang direncanakan melalui Dinas Sosial terkendala soal aturan. Lantaran tempat tinggal yang dihuni nenk Sabariah di atas sungai atau berada di jalur hijau.

Sedangkan untuk relokasi tempat tinggal juga oleh pihak keluarga masih menolak, seperti ditempatkan di rumah jompo atau rumah susun sederhana sewa. Karena sang anak masih bekerja dan tidak ingin jauh dari tempat tinggal orangtuanya, kata ketua komisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Menurutnya menyikapi kendala itu tentunya harus ada upaya lain yang dilakukan. Tadi kita sudah menerima informasi bahwa Dinsos sudah mengkoordinir memberikan bantuan di luar anggaran resmi pemerintah, ungkapnya, seraya membahkan bantuan dikoordinr berasal dari masyarakat, termasuk sumbangan diberikan para anggota dewan nantinya.

Matnor Ali optimis melalui bantuan dengan cara swadaya dari berbagai pihak itu, waktu dekat rehabilitasi tempat tinggal yang nenek Sabariah dapat direalisasikan.

Yang pasti tidak kita biarkan, ada warga kota yang kesulitan dan miskin. Terlebih beliau adalah lansia, kata anggota komisi IV Taufik Husin menambahkan.

Sebelumnya anggota komisi IV lainya Hari Kartono mengatakan, dalam waktu dekat setelah melakukan rapat bersama Dinsos, pihaknya akan melihat langsung kondisi rumah nenek Sabariah.

“Dalam waktu dekat kami akan mengunjungi rumah Nenek Sabariah, termasuk memberikan bantuan,” tandas Hari Kartono. (nid/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...