Tiga Buruh Bakal ‘Sekolah’

Banjarmasin, KP – Tiga buruh bakal ‘sekolah’. Tapi bukan sekolah formal melainkan menjalani hukuman di penjara, pasalnya diringkus Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalsel, atas kasus tindak pidana peredaran atau penyalahgunaan shabu.

Awalnya, Kamis (7/11) sekitar jam 19.00 WITA diamankan Syahran alias Alan, beralamat KTP Jalan Pangambangan Rt/Rw.006/001 No.78, Pangambangan, Banjarmasin Timur.

Pria kelahiran 1976 ini diamankan bersama Jamaludin alias Jamal (37) di Jalan Sungai Gardu Indah Rt/Rw. 015/001 No.15, Sungai Lulut, Banjarmasin Timur.

Pada waktu ditangkap keduanya sedang berada di depan rumah Jamal. “Dari lokasi penangkapan ini, 6 paket shabu dengan berat kotor 12,05 gram (bersih 10,87 gram) berhasil diamankan untuk dijadikan barang bukti,” ungkap Direktur Narkoba Polda Kalsel Kombes Wisnu Widarto melalui Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Kalsel AKPB Sigit Kumoro, SIK, Ahad (10/11).

Pada penangkapan itu petugas menemukan tiga paket shabu pada Alan dan tiga paket shabu pada Jamal. Tak berhenti disana petugas melakukan interogasi dan mendapatkan nama Supian alias Pian

Selang tiga jam, bebernya, anggota kembali berhasil menciduk Supian alias Pian (39), di rumahnya Jalan Muara Tatah Belayung Rt/Rw.046/002 No. 80, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan.

“Pian tertangkap tangan petugas menguasai sebanyak 5 paket shabu dengan berat kotor 7,34 gram (bersih 6,42 gram) yang disita petugas dari kamar belakang rumahnya,” ungkapnya.

Selanjutnya Pian beserta barang bukti yang disita dibawa petugas ke kantor Dit Resnarkoba Polda Kalsel untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Ketiga buruh yang diamankan bakal dikenakan pasal-pasal 132 ayat (1) Jo pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.(fik/K-4)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...