Walikota Hidupkan Budaya Mewarung di Mess L

Banjarbaru, KP – Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani berupaya menghidupkan budaya mewarung atau kumpul-kumpul di warung sebagai bagian dari ciri khas warga kota Banjarbaru yang dikenal dengan beragam masyarakatnya.

“Kami ingin menghidupkan budaya mewarung sebagai ciri khas warga kota Banjarbaru. Mewarung juga merupakan budaya masyarakat Kalsel yang perlu dilestarikan,’’ ujar wali kota di Banjarbaru, Sabtu (2/11). 

Ia mengatakan, Banjarbaru memiliki cukup banyak tempat yang strategis dijadikan wadah untuk berkumpul membicarakan berbagai permasalahan yang terjadi ditengah lingkungan masyarakat. 

Disebutkan, salah satu tempat yang nyaman digunakan sebagai lokasi mewarung adalah kawasan Mess L di Jalan Garuda tepat di belakang Museum Lambung Mangkurat Kalsel di Jalan A Yani Km 34 Banjarbaru. 

“Mess L ini sudah kami sulap jadi tempat yang nyaman bagi siapa pun untuk berkumpul. Bukan lagi tempat seram dan menakutkan setelah lama tidak digunakan sehingga dikenal tempat yang angker,’’ ucapnya. 

Berita Lainnya

Lagi, Gebrak Masker di Sungai Sumba

1 dari 1.195
Loading...

Ditekankan, Mess L kini menjadi salah satu ikon Kota Banjarbaru selain Lapangan Murjani depan Balai Kota dan ruang publik lainnya yang dimiliki kota berjuluk Indah, Damai, Aman dan Nyaman (Idaman) itu. 

Menurut dia, pihaknya sangat senang karena bisa mewujudkan Mess L menjadi fasilitas publik bagi seluruh warga kota karena bisa digunakan sebagai ruang terbuka publik, taman budaya, dan area publik lainnya. 

“Tempat ini bisa di pergunakan oleh seluruh masyarakat Kota Banjarbaru khususnya seniman dan komunitas lainnya. Termasuk menjadikannya sebagai warung atau tempat untuk kumpul-kumpul,’’ ujarnya.

Kegiatan mewarung di Mess L yang dilakukan wali kota, Selasa (29/10) berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan dihadiri sejumlah kalangan baik komunitas, TNI/Polri hingga mahasiswa. 

Suasana berlangsung santai dan akrab diisi obrolan antara wali kota dan mereka yang hadir terutama terkait permasalahan perkotaan yang dijadikan saran dan masukan bagi wali kota dan jajarannya. 

“Kami mengapresiasi kegiatan ini dan berharap ada kegiatan serupa baik di tempat ini maupun tempat lain yang dijadikan sarana untuk membicarakan masalah perkotaan dan mencari solusinya,’’ kata dia. (ant/K-5)
 

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya