Wanita Muda Terkapar Bersimbah Darah

TANJUNG, KP – Diduga ungkit masa lalu, seorang wanita muda ditemukan warga terkapar, bersimbah darah, di Trotoar depan halaman Outlet KFC Mabuun Tanjung, Tabalong, Minggu (3/11) pukul 13.00 WITA.

Beruntung warga cepat memberikan pertolongan dengan melarikannya ke Rumah Sakit terdekat, sehingga perempuan yang diketahui bernama Riski Amelia Puteri alias Mumut (22) warga Lumbang, Muara Uya, Tabalong itu kini dirawat di RS H Badaruddin Maburai.

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Tabalong Iptu Matnur membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Pelaku masih belum diketahui keberadaannya namun kita sudah mengantongi identitas pelaku, saat ini rekan-rekan kita masih dalam tahap penyelidikan,” sebut Matnur.

Tak hanya itu, ia juga memastikan, pihaknya sedang melacak keberadaan pelaku. “Kita sudah bergerak, dan mudahan pelaku cepat ditangkap,” imbuhnya.

Sementara itu dari informasi dihimpun, korban diduga dianiaya temannya sendiri yang sama-sama wanita, di sebuah toko ponsel milik pelaku di Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan DC Family Karaoke, Jalan A Yani, Mabuun Tanjung.

Mulanya, pelaku meminta korban datang ke toko ponsel miliknya. Sesampai di toko, korban langsung disuruh pelaku masuk dan diminta duduk.

Berita Lainnya
1 dari 853
Loading...

Baru saja korban duduk, langsung dipukul pelaku dengan helm. Seketika itu pula, dengan menggunakan pisau, pelaku langsung menusuk korban dengan membabi buta. Kemudian korban berlari ke luar toko untuk meminta pertolongan.

Akibat kejadian itu warga yang berdiam di Jalan Tanjung Putri Prum 10, Tanjung Selatan, Murung Pudak, Tabalong tersebut, terkapar bersimbah darah.

Di sekujur tubuhnya menderita belasan luka, yakni luka robek bibir atas dan bawah, tiga luka tusuk di lengan kiri, dua luka di pinggang sebelah kiri, paha sebelah kiri, punggung bahkan hingga kedua payudaranya.

Menurut keterangan korban perkelahian tersebut dipicu permasalahan yang sudah tiga tahun lalu, yang mana korban pernah berpacaran dengan suami pelaku.

Yudha, salah seorang teman korban mengatakan, terjadinya penusukan berawal dari ketersinggungan ucapan korban yang mengungkit masa lalu pelaku.

“Pelaku sakit hati karena pembicaraan tersebut, sebelum kejadian pelaku menghubungi korban untuk minta bantuan, saat korban mendatangi pelaku akhirnya terjadi penusukan tersebut,” jelas Yudha.

Menurutnya, selama ini korban dan pelaku tidak mempunyai masalah karena korban diketahui berteman dengan diduga pelaku yang berinisial R (25), warga Mabuun RT. 15, Mabuun, Murung Pudak, Tabalong.

“Iya mereka baik-baik saja dan tidak pernah cerita ada masalah. Korban dan pelaku masih mempunyai hubungan pertemanan,” ujarnya. (ros/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya