Rapimda DAD Bahas Kearifan Lokal Dayak

Palangka Raya,KP. Saat menggelar Rapat Pimpinan Daerah(Rapimda), Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan DAD Kabupaten/Kota Se Kalteng 2019 mengangkat tema dan membahas tiga keariban lokal masyarakat Kalteng.

Kegiatan digelar secara marathon selama satu hari di Palangka Raya dibuka oleh Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Fahrizal Fitri, Minggu (29/12).

Tiga keariban lokal yang diangkat oleh DAD Kalteng dalam rakorpim tahun 2019, yakni menjunjung tinggi filosofi Huma Betang, Kedepankan Prinsip Belum Bahadat dan Kalteng Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila.

Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran dalam pesan atau pampetehnya tertulis yang dibacakan oleh Sekda Fahrizal Fitri mengatakan, pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen memelihara kebudayaan dan keariban lokal serta hukum adat.

Berita Lainnya
1 dari 593
Loading...

Dia mengajak, mari peliharalah keberagaman dalam pembangunan untuk menjadikan masyarakat Kalteng lebih mampu dan kuat dalam segala bidang atau sektor.

Sementara Ketua umum (Ketum) DAD Kalteng H.Agustiar Sabran yang disanpaikan oleh Wakil Ketua, Danes Jaya Negara mengatakan, prinsip belom atau hidup bahadat harus terus dipelihara di Bumi Tambun Bungai.

Pasalnya pola hidup demikian sudah menjadi contoh dalam hal toleransi naupun dalan keberagaman.

Rakorpim ini sekaligus menyepakati konsep menjaga keakraban, persatukan, kebersamaan dan membangun kometmen penyelesaian berbagai permasalahan serta menyusun program dan rekomendasi yang akan dilaksanakan oleh DAD dalam tahun 2020.(drt)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya