Kandangan, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, melalui peningkatan kapasitas kader Posyandu dan pemanfaatan teknologi digital.
Bupati HSS Syafrudin Noor, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus meluncurkan Aplikasi Care+, Rabu (15/4/2026) di Ballroom Cendana Hotel Grand Maya by ARTOTEL, Banjarbaru.
Bimtek diikuti oleh 294 kader Posyandu dari 11 kecamatan se-Kabupaten HSS dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 April 2026.
Bupati HSS Syafrudin Noor menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan pemahaman kader Posyandu, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, berkualitas, dan tepat sasaran kepada masyarakat.
Bupati menekankan, pentingnya peran kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan kompetensi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.
“Peluncuran Aplikasi Care+ Posyandu ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi pelayanan, khususnya dalam mendukung pencatatan dan pelaporan data yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi,” terang Bupati HSS.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten HSS sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Mustaidah mengucapkan apresiasi, kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini telah berperan aktif sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak.
Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam enam bidang SPM.
Pada kesempatan yang sama, turut disampaikan informasi mengenai program bantuan bedah rumah dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten HSS.
Pemkab HSS berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui pembinaan dan fasilitasi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan daerah yang sejahtera, mandiri, agamis, mengayomi, dan berbasis teknologi (tor/K-6)















