Stunting Perlu Dijadikan Fokus Penanganan

Foto : Dokumen

Tanjung, KP – Permasalahan stunting perlu dijadikan fokus penanganan dengan pihak terkait.

Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Taufiqurrahman, saat seminar upaya percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 dan Hari Jadi ke-54 Kabupaten Tabalong, belum lama tadi di Aston Tanjung.

Menurut Taufiq, untuk menangani masalah ini perlu kerjasama semua pihak terkait, “Jadi Insya Allah semoga di 20 desa kita akan bersama-sama bahu-membahu, melibatkan seluruh jajaran sektor,” ujarnya.

“Kita berharap agar angka stunting di Kabupaten Tabalong bisa diturunkan,” harap Taufiq.

Mantan Dirut RSUD H Badaruddin Kasim Tanjung ini juga berharap, dengan adanya seminar ini dapat memberikan pemahaman agar pentingnya mencegah stunting sejak calon ibu masih remaja dengan menjaga pola makan, kebersihan, dan kesehatannya.

Seminar yang diikuti 242 orang dari berbagai instansi kesehatan dan komunitas pejuang ASI, menghadirkan dr Tan Shot Yen sebagai pembicara.

Dalam paparannya, dr Tan menyampaikan, stunting bisa dicegah saat calon seorang ibu masih remaja, makan makanan yang mengandung protein serta tidak malas untuk mengolah makanan dari bahan alam.

“Pertama kita harus memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi, jangan hanya mengandalkan susu formula, menjadi seorang ibu juga jangan hanya membeli makanan yang instan saja walaupun itu memiliki izin BPOM. Manfaatkan apa hasil alam kita olah makanan yang bergizi,” ujarnya.

Menurutnya masalah perilaku dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, seorang ibu harus mencontoh makan makanan yang bergizi serta mengedukasi tentang pentingnya kesehatan.

“Stunting adalah berbicara tentang life style, pola hidup bersih, dan sehat. Tabalong kaya akan hasil pertaniannya yang dapat diolah,” tambahnya.

Terpisah, Sekertaris Daerah Kabupaten Tabalong Drs H Abdul Muthalib Sangadji M.Si, berharap ke depan masyarakat Tabalong akan semakin paham apa itu stunting dan pencegahannya.

“Tidak bisa bergantung dengan Dinas Kesehatan, stunting juga berkaitan dengan sosial, kepedulian, lingkungannya, dan pola hidupnya terhadap masalah stunting,” demikian sebut Sekda Tabalong ini. (ros/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...