Masyarakat Miskin Tetap Nikmati Subsidi LPG 3 Kg

Dengan kenaikan harga yang hampir 100 persen, ia menghimbau agar masyarakat tetap tenang karena kebijakan pemerintah ini salah satu cara agar subsidi yang diberikan tidak salah sasaran.

BANJARMASIN, KP – Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswanamigas) Kalimantan Selatan H Syaibani meminta, agar porsi LPG subsidi 3 kilogram tetap disediakan bagi masyarakat miskin banua.

Hal tersebut diungkapkan H Saibani kepada wartawan dikantornya, terkait rencana pemerintah pusat untuk tidak lagi memberikan subsidi LPG 3 kg atau yang biasa dikenal masyarakat dengan sebutan tabung melon.

Namun pihaknya sebagai mitra kerja Pertamina tetap sangat mendukung kebijakan tersebut untuk diberlakukan.

“ Kami tetap mendukung atas kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, namun kami juga meminta agar pemerintah masih tetap memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu yang masih sangat memerlukan,” tegasnya.

Dirinya mengatakan, apabila subsidi ini dicabut maka masyarakat akan terkena dampaknya atas kebijakan ini, tentunya hal ini harus diimbangi dengan jumlah kouta ketersediaan LPG 3 kg apabila nantinya sudah diberlakukan oleh pemerintah.

Berita Lainnya

Diserahkan ke Pemprov Kalsel

1 dari 484

“ Saat ini nanti gas sudah perkilonya mencapai Rp 11.583 dengan angka tersebut, harga tabung untuk LPG 3 kg bisa mencapai Rp 35.000, ini naiknya sangat signifikan ketimbang harga saat ini yang berkisar Rp 17.500,” ungkapnya.

Dengan kenaikan harga yang hampir 100 persen, ia menghimbau agar masyarakat tetap tenang karena kebijakan pemerintah ini salah satu cara agar subsidi yang diberikan tidak salah sasaran.

Pemerintah sendiri berencana untuk mengalihkan subsidi LPG 3 kg kebantuan langsung pada masyarakat yang berhak, dengan demikian harga tabung melon yang dijual akan disesuaikan dengan harga pasar.

“ Kita berharap dengan kenaikan ini, pemerintah bisa sebera mengatur semua mekanisme, skema untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu yang benar benar sangat memerlukannya,” tambahnya.

Pihaknya juga menginformasikan bahwa pemerintah berencana akan menyalurkan gas LPG 3 Kg dengan skema tertutup kepada masyarakat yang kurang mampu pada pertengahan tahun 2020 ini merupakan subsidi langsung ke masyarakat.

“Kedepan, subsidi bukan pada komoditasnya, tapi pada penerima yang berhak pada orang yang berhak, sehingga bisa lebih tepat sasarannya,” tutup penggemar karate ini. (hif/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya