Deklarasi Damai Banjarbaru, Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Banjarbaru, KP – Kasus pengrusakan tempat ibadah umat Islam yang terjadi di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara pada 29 Januari 2020 lalu, mendapat perhatian serius Pemko Banjarbaru.

Dengan inisiasi dari Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso, Walikota Nadjmi Adhani bersama Forkopimda dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) setempat melakukan deklarasi dan penandatanganan pernyataan komitmen bersama menjaga Kota Banjarbaru tetap damai, rukun dan kondusif.

Menurut Nadjmi Adhani, deklarasi bersama ini didasari oleh kesadaran, bahwa masyarakat Banjarbaru sangat heterogen, terdiri dari berbagai suku dan agama yang berbeda.

“Jangan sampai apa yang terjadi di Minahasa, menyebar ke Banjarbaru,’’ ucap Walikota.

Berita Lainnya
1 dari 1.191
Loading...

Dia juga meminta kepada tokoh masyarakat yang hadir agar setelah deklarasi ini melakukan sosialisasi dan pencerahan kepada warga untuk turun menjaga kedamaian dan kerukunan di Banjarbaru.

Deklarasi pernyataan ini dibacakan Walikota diikuti Forkopimda dan tokoh agama dihadapan peserta apel pagi di Kantor Polres Banjarbaru, Senin (3/2/2020).

Surat Pernyataan bersama ini menyatakan penolakan dan rasa sedih yang sedalam-dalamnya atas kejadian pengrusakan tempat ibadah umat Islam di Minahasa, menyesalkan karena tidak mengedepankan dialog dan musyawarah, meminta kepada aparat penegak hukum segera menangani secara adil, cepat dan proporsional, sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Serta mengimbau warga Banjarbaru agar tidak mudah termakan provokasi yang dapat merusak kedamaian, ketentraman serta hubungan antar umat beragama yang sudah sangat harmonis di Kota Idaman.

Setelah pembacaan pernyataan, Walikota bersama Forkopimda dan anggota FKUB secara bergantian menandatangani isi dekralasi tersebut. (wan/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya