Armada DLU Sebelum Berlayar Disemprot Desinfektan

ahkan anak buah kapal (ABK) juga sudah melalui cek kesehatan dan harus dalam kondisi sehat, jadi ia harapkan kepada penumpang kapal DLU jangan khawatir, kebersihan, keseterilan armada kapal dipastikan terjamin keamannya.

BANJARMASIN, KP – Dampak dari virus Corona, armada laut milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) juga merasakan dampaknya bisnis usaha yang mulai terganggu dan terjadi penurunan kiriman hingga 50 persen.

“Jumlah truk pengangkut barang yang biasanya dalam satu kali kapal keberangkatan berlayar sebanyak 50 unit, saat ini jumlahnya jauh merosot tajam, paling banyak hanya 20 sampai 25 unit truk, penurunannya hingga 50 persen,” ungkap Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU) Banjarmasin, Anton Wahyudi SE wartawan Jumat dikantornya.

“Sepinya angkutan kiriman barang kekota Surabaya dan sebaliknya paska merebaknya COVID 19 kami rasakan hingga saat ini, dan ini memang bulan sepi-sepinya kiriman,” jelas Anton.

Dikatakan penghobi bola ini, kebanyakan kapal DLU angkutan ke Banjarmasin itu seperti buah-buahan segar impor, sayur mayur asal Pulau Jawa, bawang putih, bombai  dan barang konveksi berupa pakaian jadi, sedangkan dari Banjarmasin ke Surabaya muatannya berupa barang rongsokan dan kayu olahan.

“Dampak lain yang kami rasakan untuk keberangkatan kapal ke Surabaya dua hari off satu hari jalan ini kami laksanakan karena tidak ada angkutan lagi yang semakin berkurang dan kami tetap siapkan dua aramada kapal berbadan besar yaitu KM Dharma Kartika IX dan KM Kirana IX,” jelasnya.

Diutarakan Anton, untuk mengantipasi penyebaran virus Corona, disetiap armada PT Dharma Lautan Utama pihaknya terus aktif melakukan penyemprotan cairan desinfektan di setiap armada kapal yang masuk dan akan berlayar kembali ke Surabaya sehingga kebersihannya terjaga dan terus steril.

“ Penyemprotan terus dilakukan setiap kali kapal mau berlayar dan juga yang sedang lego jangkar di Pelabuhan Trisakti,” tegasnya.

Bahkan anak buah kapal (ABK) juga sudah melalui cek kesehatan dan harus dalam kondisi sehat, jadi ia harapkan kepada penumpang kapal DLU jangan khawatir, kebersihan, keseterilan armada kapal dipastikan terjamin keamannya.

Untuk setiap penumpang DLU sendiri, pihaknya juga menyediakan cairan anti septik untuk pembersih tangan penumpang yang naik kapal dan ini diwajibkan.

“Sedangkan untuk ABK (anak bauah kapal) DLU, kita lakukan suntik daya tahan tubuh dari dokter Klinik PHC Pelindo Banjarmasin juga kami siapkan juga obat-obatan dan vitamin,” ungkap Anton.

H Sopian penumpang asal Pelaihari dengan tujuan ke Surabaya kepada wartawan menjelaskan, ia merasa nyaman bepergian ke Surabaya dengan kapal KM Kirana IX selain kapalnya yang besar dan luas petugas mewajibkan cuci tangan dulu dengan anti septik sehingga penumpang benar-benar seteril naik kapal. (hif/K-1)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...