Dispora Gelar Bimtek Pengembangan Standarisasi pengelolaan Keuda

Banjarmasin, KP – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel yang juga membidangi program kepemudaan memiliki kuasa dalam menyalurkan dana hibah. Namun demikian, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dana hibah tersebut harus disajikan secara detil supaya jangan ada indikasi penyalahgunaan. Dengan penyusunan LPJ yang benar dan detil, maka akan memudahkan penerima dana hibah dalam mempertanggungjawabkannya.

“Untuk itu, saya ingatkan kepada para penerima dana hibah, terutama Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kalsel supaya bisa belajar menyusun LPJ dengan baik dan benar. Hal ini sangat penting, supaya jangan sampai ada kejanggalan atau kekeliruan dalam mengelola dana hibah,” ungkap Kadispora Kalsel, H Hermansyah usai membuka acara Bimbingan Teknik Pengembangan Standarisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Bagi OKP Calon Penerima dan Penerima Hibah Daerah di Hotel Roditha Banjarmasin, yang dihadiri Sekretaris Dispora M Ramlan, Kabid Pemberdayaan Kepemudaan, Heru Susmianto, Kabid Pembudayaan Olahraga, HM Nasir dan beberapa Kasi di lingkungan Dis[pora Kalsel, Senin (16/3).

Ditambahkan pria yang akrab disapa Herman ini, melalui kegiatan yang dilangsungkan hingga Rabu (18/3) itu, diharapkan tiap OKP resmi yang terdaftar di Dispora Kalsel bisa menyusun LPJ dengan baik dan transparan. “Dengan demikian, tidak menimbulkan pertanyaan atau kecurigaan. LPJ yang b aik dan benar tersebut sebagai bukti bahwa OKP bisa mengelola dana hibah sesuai amanah. Yakni, untuk menunjang program-program kepemudaan di Kalsel,” sambungnya.

Untuk saat ini, menurut Herman ada belasan OKP yang sudah terdaftar resmi di Kalsel. “Dispora Kalsel sebagai leading sector dalam bidang olahraga dan kepemudaan akan berupaya memfasilitasi kegiatan-kegiatan masyarakat sebaik-baiknya melalui OKP resmi. Yakni, dengan menyediakan dana hibah yang dianggarkan tiap tahun,” sebutnya.

“Namun, karena jumlah dananya minim, tentu tak semua OKP bisa dapat dana hibah. Kalaupun ada OKP yang disetujui dapat dana hibah, besarannya tidak sama. Disesuaikan dengan bentuk kegiatan dan prioritas programnya,”tandas Hermansyah.

Panitia pelaksana, Abd Rahmat melaporkan, kegiatan Bimtek diikuti 30 peserta utusan 17 OKP se Kalsel, akan berlangsung dari tgl 16-18 Maret 2020.

Menghadirkan beberapa narasumber dari instansi terkait, selain Dispora Kalsel, dari Badan Keuangan Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, serta beberapa narasumber lainnya. (rel/nfr/k-9)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...