Indeks Demokrasi Indonesia di Kalteng Turun

Penyebab turunnya Indek Demokrasi Indonesi (IDI) Kalteng, antara kain turunnta kebebasan sipil 5,49 point, aspek hak-hak politik turun 6,23 persen dan aspek lembaga demokrasi turun 1,86 persen.

PALANGKA RAYA, KP — Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng menggelar fokus diskusi terkait Indek Demokrasi Indonesia (IDI), yang dibuka secara resmi oleh Sekda Kalteng diwakili Asisten I Hamka, Senin (16/3).

Hamka mengemukakan, persoalan politik dan demokratis, suatu hal yang menarik untuk dianalisa, di Kalteng berjalan cukup dinamis.

Untuk menilai kualitas demokrasi diperlukan data yang akurat sangat diperlukan, paparnya. Data diperlukan guna penyusunan Indek Demokrasi Indonesia.

Berita Lainnya
1 dari 595
Loading...

ia menilai diskusi terkait IDI, merupakan proses ekplorasi dan eksploitasi agar lebih akurasi. Untuk itu diperlukan sinergitas agar capai validasi, dengan berbagai metoda.

Sementara itu dalam paparan data Kepala BPS Yomin Tofri, IDI Kalteng dalam dua tahun terakhir alami penurunan. Kalau pada tahun 2017 berada di angka 76,12 poin menjadi hanya 71,27 point atau turun 4,48 poin.

Dikemukakan Kalteng secara nasional berada pada yrutan 25, tertinggi Indek Demokrasi Indonesia diraih DKI Jakarta dengan nilai 84,70.

Penyebab turunnya Indek Demokrasi Indonesi (IDI) Kalteng, antara kain turunnta kebebasan sipil 5,49 point, aspek hak-hak politik turun 6,23 persen dan aspek lembaga demokrasi turun 1,86 persen. “Diharapkan IDI Kalteng tahun 2020 naik dan lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” katanya. (drt/k-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya