KPU Saving Anggaran Pilkada di BTN, DPRD Kalteng Meradang

Palangka Raya, KP – Sorotan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng yang menyimpan (saving) anggaran Pilkada di Bank Tabungan Negara (BTN), membuat Komisi I DPRD provinsi ini “meradang”.

Ketua Komisi I DPRD Kalteng Fredy Y Ering, Rabu (10/3) mengakui hasil rapat dengar pendapat yang tertutup dengan KPU belum membuahkan hasil sesuai keinginan pihaknya.

Penjelasan dan alasan pihak KPU diakui masih mengambang, sehingga perlu pertemuan lagi, dan lebih intensif.

Sebagaimana diketahui, pihak KPU beberapa waktu lalu pasca menerima dana hibah mencapai Rp 384 milyar untuk Pilkada tahun 2020, menyimpannya ke Bank Kalteng.

Berita Lainnya
1 dari 596
Loading...

Legislator selaku salah satu lembaga yang menyetujui anggaran itu dari APBD Kalteng kontan mempertanyakan hal itu. Dewan berharap KPU menyimpan anggaran itu di Bank Kalteng.

Alasanya agar membantu perkembangan milik daerah itu, disisi lain sumber dana sendiri dari dana APBD Kalteng.

Ketua KPU Kalteng Harmain menyatakan pihaknya dalam melakukan saving sesuaimprosedur yang diatur oleh KPU Pusat. Menyimpan di bank lain juga dilakukan KPU lainnya di Indonesia.

Pihaknya juga berdalih dalam proses lelang (seleksi), semula Bank Kalteng ikut menyampaikan profosalnya. Namun pada tahap akhir tidak lagi, sehingga dianggap gugur. (drt/k-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya