Trotoar MT Haryono Dianggarkan Rp3 Miliar

Banjarmasin, KP – Trotoar Jalan Ahmad Yani dari kilometer 2 sampai 6 telah selesai dibangun. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin telah menggelontorkan biaya yang tak sedikit untuk itu. Tercatat, dari dua tahun anggaran, 2018 dan 2019 pembangunan trotoar itu menelan biaya sebesar Rp23 miliar.

Nah di 2020 ini, Pemko Banjarmasin kembali berencana menyolek pedisteriannya. Kali ini yang disasar di Jalan MT Haryono, tak jauh dari balai kota. Trotoar ini digadang-gadang bakal dibangun menyerupai di Jalan Ahmad Yani, lengkap dengan taman, kursi santai, dan lampu hias.

Kepala Bidang Jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Candra mengatakan, untuk pembangunan trotoar ini pihaknya sudah menyiapkan anggaran di 2020 sekitar Rp3 miliar.

Berita Lainnya
1 dari 1.746
Loading...

Angka itu tentu jauh berbeda dengan biaya yang digelontorkan untuk trotoar Jalan Ahmad Yani. Alasannya, trotoar yang akan dibangun di Jalan MT Haryono hanya sepanjang 500 meter. “Panjangnya hanya 500 meter saja. Posisinya persisi di belakang Pemko,’’ ucap Candra, Kamis (5/3/20).

Ia mengungkapkan, pembangunan trotoar ini dilakukan dari depan pintu belakang balai kota mengarah ke Bundaran Patung Ikan Kelabau. “Ya mungkin untuk sementara dekat pertigaan Jalan Telawang,’’ bebernya.

Hingga saat ini, ujar Candra, proses pembangunan trotoar tersebut sudah mulai melalui tahap penyusunan untuk memasuki proses lelang. “Kalau tak ada aral Maret atau April sudah mulai dilelangkan,’’ harapnya.

Candra melanjutkan, pihaknya sengaja memilih trotoar tersebut lantaran memang sering digunakan bagi pejalan kaki. Meski kadang banyak kendaraan yang sering parkir di trotoar tentu itu juga menjadi masalah tersendiri. “Kalau sudah diperbaiki maka tak boleh lagi naik ke trotoar,’’ tandasnya. (sah/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya