Gubernur Kalteng, Relakan Rp 9 M Untuk Tangani Dampak Covid-19

Nanti bisa digunakan untuk membeli sembako bagi masyarakat kurang mampu di Kalteng

PALANGKA RAYA, KP – Ketulusan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran, relakan atau sumbangkan gajinya dengan total sekitar Rp9 Miliar (M) untuk tangani dampak Covid-19.

Gaji itu selama 5 tahun plus tunjangan jabatannya selama ini.

Hal itu disampaikannya dalam Video Conference dengan para Bupati/ Walikota se- Kalteng, di Rumah Jabatan Istana Isen Mulang depan Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (13/4)

Janji itu semata-mata membantu menangani krisis ekonomi akibat Covid-19 yang dialami saat ini.

“Nanti bisa digunakan untuk membeli sembako bagi masyarakat kurang mampu di Kalteng,” ucapnya.

Tahap awal, dirinya mempersiapkan sekitar 100 ribu paket sembako yang rencananya akan didistribusikan ke wilayah-wilayah Kabupaten.

“Kita yang sudah dipersiapkan data masyarakat yang sangat membutuhkan.

Ini jangan dinilai pamer, sombong atau riya, tetapi sebagai contoh untuk membantu masyarakat,” pungkasnya

Berita Lainnya

Tambahan Kasus Baru 55 Orang

1 dari 892
Loading...

Sementara itu pihak Pemerintah Kota Palangka Raya, menyiapkan anggaran hingga senilai Rp100 miliar untuk penanganan pandemi Covid-19

“Untuk tahap ini kami siapkan Rp20 miliar. Namun untuk seluruhnya kami menyiapkan Rp50 hingga Rp100 miliar untuk penangan wabah Covid-19 disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin

Ia menerangkan anggaran yang didisiapkan untuk penanganan virus itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Penggunaan anggaran itu untuk melakukan sosialisasi, penanganan warga terdampak, deteksi dini, kebutuhan peralatan pelindung diri bagi para petugas medis, penanganan dampak kesehatan, dampak sosial dan dampak ekonomi terhadap warga terdampak Covid-19.

“Intinya berapa pun yang diperlukan pemerintah kota siap.

Kami juga akan memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut agar efektif, efisien dan tepat sasaran,” katanya.

Dalam rangka optimalisasi pengelolaan dan penggunaan anggaran, Pemkot

Palangka Raya juga meniadakan kegiatan yang bersifat seremoni dan perjalanan dinas.

Pihaknya berharap masyarakat Kota Palangka Raya juga terus mendukung upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Ccovid-19 yang dilakukan pemerintah. (yld/net/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya