Besar-besaran Disiplinkan Masyarakat di Sejumlah Pasar

309

BANJARMASIN, KP – Gerakan secara besar-besaran dilakukan petugas gabungan dengan tujuan disiplinkan masyarakat di sejumlah Pasar di Banjarmasin, Kamis (28/5/2020).

Petugas diturunkan ke 11 pasar tradisional di Kota Banjarmasin, untuk mendisiplinkan warga yang berkegiatan di tempat tersebut terkait dengan penerapan aktivitas sosial ekonomi pada masa New Normal (normal baru)

Untuk semua, dikerahkan ratusan petugas gabungan pengamanan protokol penanganan Covid-19 tersebut.

Mereka disebar di 38 pasar tradisional yang dikelola khususnya Pemerintah Kota Banjarmasin terdiri TNI, Polri, anggota Satpol PP Provinsi dan Kota Banjarmasin.

Aksi di lapangan selain sosialisasi, juga yang tak mengenakan masket dilarang masuk kawasan pasar hingga harus ada menyidiakan tempat pencuci tangan, yang semua kaitan pula hadapi ‘New Normal’ di tengah pandemi Covid-19.

“Dalam masa normal baru ke depan, harus ada ketegasan aparat dalam menertibkan masyarakat yang masih membandel atau tidak patuh terhadap protokol kesehatan,” kata Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, usai melepas pelepasan petugas pengamanan protokol penanganan COVID-19 berlangsung di Tugu Nol Kilometer tim gabungan tersebut.

Semua lanjutnya, mengingat penyebaran Covid-19 hingga saat ini masih terjadi di tengah masyarakat.

“Jadi tolong warga patuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Di Kalsel terdapat empat kabupaten/kota yang bakal menerapkan normal baru yakni selain Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala.

Sebanyak empat daerah itu sedang melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Berita Lainnya
Loading...

Bahkan, PSBB di Banjarmasin telah memasuki putaran ketiga mengingat peningkatan kasus positif Covid-19 belum berhasil diredam.

Sementara Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH, mengatakan perlu pendekatan edukatif kepada masyarakat secara masif untuk menumbuhkan kesadaran tentang bahaya penularan Covid.

“Ke depan kan diharapkan aktivitas sosial ekonomi berjalan normal, namun dalam koridor taat protokol kesehatan pencegahan virus corona seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan,” katanya didampingi Danrem 101/Antasari Kolonel Inf Firmansyah.

Ia mengatakan para pedagang di pasar atau pertokoan memberikan contoh disiplin dengan menyediakan tempat cuci tangan atau cairan pembersih tangan bagi pembeli.

“Begitu juga masyarakat sebagai pembeli, wajib gunakan masker dan selalu menjaga jarak minimal satu meter ketika berinteraksi dengan orang lain.

Dari Polda Kalsel menurunkan ratusan personel.

Mereka diterjunkan ke tempat-tempat keramaian salah satunya Pasar.

Selain melakukan pengamanan di lokasi, personel juga melakukan patroli,” tambah kapolda.

Pasar yang menjadi perhatian adalah di Pasar Pekauman, Pasar Pekauman Inpres (Kecamatan Banjarmasin Selatan), Pasar Pandu, Pasar Kuripan (Kecamatan Banjarmasin Timur), Pasar Sentra Antasari, Pasar Teluk Dalam, Pasar Lama (Kecamatan Banjarmasin Tengah), Pasar Telawang, Pasar Induk Banjar Raya (Kecamatan Banjarmasin Barat), dan Pasar Cemara (Kecamatan Banjarmasin Utara). (fin/mns/yul/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya