Bupati HSS Beri Arahan Tenaga Medis Tambahan untuk Covid-19

Kandangan, KP – Sebanyak 26 tenaga medis, terdiri dari 6 orang Dokter Internship dan 20 Tenaga Kontrak baru, siap membantu dan memberikan pelayanan kesehatan khususnya penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjend H Hasan Basry Kandangan.

Bupati HSS Achmad Fikry menyambut dan memberikan arahannya, kepada seluruh tenaga medis tambahan itu, Kamis (28/5/2020) pagi, di halaman Kantor Setda HSS.

Wakil Bupati Syamsuri Arsyad, Sekda Muhammad Noor, Kepala Dinas Kesehatan dr Siti Zainab, Direktur RSUD H Hasan Basry dr Rasyidah, beserta seluruh jajaran managemen RSUD H Hasan Basry Kandangan, turut hadir pada kegiatan itu.

Kepada para tenaga kontrak dan Dokter Internship, Bupati HSS Achmad Fikry berpesan, untuk segera beradaptasi dan menyesuaikan diri, dengan situasi dan kondisi lingkungan dan budaya kerja.

“Mempercepat proses adaptasi dan penyesuaian ini, dibutuhkan pendampingan dari para senior-senior yang sudah lama bekerja di RSUD” tambahnya.

Meskipun pelayanan Kesehatan saat ini masih lebih banyak terfokus pada penanganan Covid-19, namun harap Achmad Fikry, bukan berarti kita mengabaikan dan tidak memberikan pelayanan-pelayanan Kesehatan yang lain.

Berita Lainnya
1 dari 292
Loading...

“Kita memiliki beban yang cukup berat, namun saya yakin, apabila kita semua menyatu, Insya Allah kita tetap bisa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.

Sebanyak 20 orang tenaga kontrak, hasil seleksi dan rekrutmen yang dilakukan RSUD H Hasan Basry Kandangan.

“Semua tenaga kontrak maupun dokter internship ini, ditugaskan khusus untuk penanganan kasus Covid-19 di RSUD H Hasan Basry Kandangan,” ungkapnya.

Direktur RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan dr Rasyidah menjelaskan, 6 orang Dokter Internship merupakan program  Kementerian Kesehatan, yakni pelaksanaan program Internship Dokter Indonesia Angkatan II untuk periode Mei 2020, bertepatan dengan masa pandemic Covid 19.

Secara umum terangnya, Dokter Internship dan Tenaga Kontrak baru terdiri dari tenaga medis dan nonmedis dan seluruh civitas RSUD, harus selalu siap ditempatkan di mana saja, “sesuai kompetensi dan situasi apapun, bahkan saat pandemic Covid-19 ini,” ujarnya.

Tenaga Kontrak ungkapnya, akan dilakukan evaluasi pertama di 3 bulan, dan akan diperpanjang atau tidak tergantung dari hasil evaluasi. (tor/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya