Masuki Fase Ke-3 Pemulihan Covid-19 Tabalong Galakan PHBS

Tanjung, KP – Setelah dinyatakan nol pasien yang positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kini Kabupaten Tabalong akan memasuki tahap ke-3 masa pemulihan, Pemkab setempat akan menggalakan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Hal itu, diungkapkan Bupati Tabalong yang sekaligus sebagai ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, belum lama tadi saat menerima kegiatan monitoring dan evaluasi penanganan percepatan Tim Gugus Tugas Covid-19 provinsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Badaruddin lama di Tanjung.

Menurut Anang, Tim GTPP Kabupaten Tabalong bertugas untuk membantu meringankan beban tim gugus tugas provinsi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Tabalong, yakni diantaranya dengan memperkuat perbatasan dan menempatkan tujuh posko diperbatasan propinsi.

“Selain memperkuat perbatasan dengan menempatkan tujuh posko, kami meminta dukungan untuk memutus impor penyebaran Covid-19” pinta Anang pada tim gugus tugas provinsi yang melakukan Monitoring dan Evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Tabalong,” ujarnya.

Diharapkan Anang, salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di wilayahnya, paling tidak ada surat edaran dari Gubernur supaya pedagang dari daerah tetangga tidak berjualan di kabupaten Tabalong.

Selain untuk memutus mata rantai penybaran Covid-19 di Kabupaten Tabalong, kebijakan itu diyakininya dapat untuk menggeliatkan ekonomi di tingkat lokal, karena secara otomatis pedagang lokal akan mengambil alih peran yang selama ini dijalankan pedagang dari luar.

Berita Lainnya
1 dari 172
Loading...

Terkait dengan Tabalong dalam fase tiga atau pemulihan, Dirinya beserta komponen akan konsentrasi untuk mewujudkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). “Upaya untuk menambah jumlah tempat cuci tangan dan masker serta sosialisasi akan lebih kami gencarkan lagi,” ujarna.

“Dengan cara seperti itu Tabalong bisa membantu Kalsel, terutama tidak muncul kasus impor dari Kalteng dan Kaltim yang bisa masuk lewat Tabalong di tiga jalan masuk ke Kabupaten Tabalong,” ujarnya.

Anang pun mengucapkan terimakasih kepada Gugus Tugas Provinsi telah memberikan bantuan dana sebesar Rp 250 juta.

“Ini kami arahkan sesuai arahan provinsi untuk pengadaan masker kain dan ini semuanya kami beli dari UMKM lokal dan bantuan 250 rapid, baru terpakai tujuh,” demikian pungkas Anang.

Sebelumnya, Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Tabalong telah menyiapkan 50 tandon untuk cuci tangan untuk masyarakat yang sesuai keperluan akan terus ditambah secara bertahap.

Pengadaan tempat cuci tangan ini bersumber dari dana APBD 2020, serta sumbangan dari para pejabat sebagai langkah dan bagian dari penanggulangan penyebaran virus corona.

Sebanyak 50 buah tempat cuci tangan didistribusikan ke masyarakat dan diserahkan untuk masyarakat ditempatkan di tiap kecamatan dan fasilitas umum. (ros/K-6)
 

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya