Rapid Test di Sentra Antasari, Pedagang Sempat Harus Dijemput Paksa

Banjarmasin, KP – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin melakukan rapid test secara acak terhadap pedagang di Pasar Sentra Antasari, Kamis (14/05/2020).

Skrining kesehatan untuk melacak penyebaran Covid-19 atau virus corona ini pun sempat mengalami kendala di awal.

Pasalnya ada beberapa pedagang yang sudah masuk dalam daftar enggan untuk diperiksa. Alhasil, aparat keamanan harus menjemput paksa beberapa pedagang tersebut.

“Awalnya ada beberapa pedagang yang menolak. akhirnya kita minta bantuan aparat untuk menjemput paksa mereka,” ucap Kepala Dinkes Banjarmasin.

Berita Lainnya
1 dari 891
Loading...

Machli menyayangkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti rapid test, sebagai upaya penelusuran penyebaran virus corona di pasar tersebut.

Namun demikian, Machli pun bersyukur setelah diberikan pemahaman akhirnya para pedagang tersebut mau untuk di rapid test.

“Alhamdulillah sudah lancar. Karena kami juga didukung oleh TNI dan Polri dan Satpol PP,” kayanya yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin.

Selain itu, Dinkes sudah menyiapkan 200 rapid test skrining yang dilakukan di empat titik di pasar tersebut.

Rapid test ini dilakukan di lokasi yang saat ini sudah ditetapkan sebagai klaster baru penyebaran virus corona tersebut menyusul ditemukannya 11 orang yang terkonfirmasi positif, dan 5 diantaranya sudah meninggal dunia. (sah/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya