Pasien Terus Bertambah, Total 15 Orang Meninggal Dunia

Pelaihari, KP – Terus bertambahnya angka kematian Pasien Dalam Perawatan (PDP) di Kabupaten Tanah Laut (Tala) yang terlambat memperiksakan diri ketika sudah merasakan gejala Covid-19 membuat terlambatnya untuk mendapatkan penanganan sehingga pasien PDP meninggal dunia.

“Masyarakat kalo memang sudah ada gejala dapat memperiksakan diri secepatnya, jangan takut demi bisa sehat kembali,” ucap Bupati Tala, H Sukamta saat melihat langsung prosesi pemulasaraan jenazah oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tala bertempat di Kuburan Muslimin Kelurahan Pabahanan, Sabtu (13/06/2020) malam.

Sukamta yang menyaksikan langsung prosesi pemakaman mengatakan banyak PDP meninggal yang memang terlambat untuk mendapatkan penanganan dikarenakan tidak masuk dalam tracking (pelacakan orang yang dicurigai terpapar Covid-19) saat rapid tes massal dilaksanakan

Berita Lainnya
1 dari 223
Loading...

“Pasien meninggal memang terlambat memperiksakan diri sehingga tidak dapat tertolong secara maksimal,” ucap Kamta.

Sukamta menambahkan, jangan sampai terlambat memeriksakan diri terutama apabila memiliki penyakit bawaan sehingga akan mengurangi bahaya yang ditimbulkan.

PDP meninggal dunia diminta keluarga untuk dimakamkan di kuburan dekat rumah. “Warga yang ada disekitar pun tidak mempermasalahkan karena sebelumnya sudah diberi pemahaman” ucap H Diono, salah satu warga Kelurahan Pabahanan.

Total meninggal dunia di Kabupaten Tala akibat terpapar Covid-19 mencapai 15 orang dengan rincian seperti berikut, 3 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dari kabupaten Tala, 1 orang konfirmasi Positif dari Kabupaten Tanah Bumbu, 1 orang negatif Covid-19 serta 10 orang masih status PDP. Data diambil dari Posko Media Center Covid-19 Tala. (rzk/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya