Paska Berakhirnya PSBB, Waduk Riam Kanan Diserbu Pemancing

Banjarmasin, KP – Paska dilaksanakannya Pembatasan Skala besar (PSBB) yang penerapan berakhirnya hampir bersamaan di tiga wilayah yaitu Kabupaten Banjar, Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, Waduk Riam Riam Kanan di Kecamatan Aranio, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjarmasin diserbu pengunjung.

Dari pantauan wartawan {KP}, waduk atau danau buatan terbesar di Kalimanatan Selatan (Kalsel) itu, setelah sebelumnya sempat ditutup saat penerapan PSBB diserbu warga sejak Sabtu (30/5/2020) hingga Minggu (31/5/2020).

Kedatangan warga di di waduk yang berfungsi sebagai irigasi, sumber air baku PDAM dan untuk PLTA ini selaian berwisata, tapi kebanyakan untuk memancing.

Warga berasal berbagai daerah di Kalsel itu datang tidak hanya menggunakan sepeda motor, tapi juga secara berombongan mengendarai roda empat.

Berita Lainnya

Aturan Kampanye Diperketat, Hati-Hati Kena Sanksi

Disbunak Kalsel Perkuat Kelembagaan Kelapa Sawit

1 dari 972
Loading...

“Hari ini saja lebih seratus buah mobil parkir dan ratusan sepeda motor atau kendaraan roda dua mamadati lokasi sekitar dermaga Waduk Riam Kanan,” kata Amat salah petugas juru parkir Waduk Riam Kanan, kepada {KP Minggu (31/5/2020) saat memantau lokasi lokasi objek wisata itu.

Hal senada juga dikemukakan, Yani (45) salah seorang pemilik kelontok yang biasa menghartakan para pengunjung untuk memacing. Diungkapkan saking banyaknya pengunjung lebih 300 buah kelotok yang tersedia di objek wisata Waduk Riam Kanan habis dipesan.

Sebagian pengunjung tidak hanya menggunakan kelotok kecil, sedang tapi juga hingga berukuran besar dengan harga sewa kelotok berpariasi dari sekitar Rp 300 ribu, Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu sesuai besar kecilnya kelotok.

Masih hasil pantauan {KP} menyusul berakhirnya penerapaan PSBB, seluruh posko penjagaan mulai dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru hingga di Kabupaten Banjarmasin yang sebelumnya didirikan dan dijaga petugas gabungan TNI/Polri, Satpol PP dan Dishub sudah tidak terlihat lagi, bahkan sebagian besar sudah dirobohkan. (nid/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya