Personel dan Peralatan Sudah Disiapkan Antisipasi Karhutla di HSS

Kandangan, KP – Menghadapi musim kemarau, personel dan peralatan sudah disiapkan untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pada wilayah rawan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik (BPB Kesbangpol) HSS, Roni Rusnadi mengatakan, menghadapi Karhutla, personil dan peralatan sudah disiapkan.

“Kami punya relawan penanggulangan bencana, didukung oleh personil luar BPBD seperti petugas Damkar, kita rangkul semua yang punya potensi untuk membantu kami dalam penanggulangan Karhutla, seperti tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.

Selain sudah digelar apel kesiapsiagaan ungkapnya, HSS juga jauh-jauh hari sudah mengecek kembali peralatan yang dimiliki.

“Sudah memeriksa peralatan, dan yang tidak bisa difungsikan sudah kami perbaiki. Sehingga saat dibutuhkan nanti sudah siap digunakan,” terangnya.

Hasil video konferensi dengan BPBD Kalsel dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), HSS sudah dipetakan termasuk daerah rawan Karhutla.

Berita Lainnya
1 dari 285
Loading...

Diungkapkan Roni, seperti tahun sebelumnya, titik api akan muncul mulai Juli sampai Oktober.

“Jadi selama empat bulan nanti, kita bersama relawan kebencanaan akan bvekerja keras. Terutama di daerah yang sangat rawan,” ucapnya.

Zona merah Karhutla yang perlu diwaspadai paparnya, yakni wilayah Daha, serta sebagian Loksado dan Kandangan.

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad menyampaikan, pihaknya saat ini dalam tahap mencari solusi regulasi, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten terkait mekanisme pembukaan lahan selain dibakar.

Ditambahkannya, dicarikan solusi alat yang setara percepatannya, untuk melakukan pembersihan lahan, dengan tidak membakar.

“Karena kita beda dengan daerah lain. Pemerintah terus memikirkan ini, dan tidak membiarkannya,” ujar Syamsuri Arsyad, Selasa (23/6/2020) kemarin saat apel pengecekan personel penanggulangan Karhutla, di halaman Kantor Kecamatan Daha Utara.

Syamsuri berharap, ada kemajuan pengurangan terjadinya lahan terbakar. “Setidak-tidaknya kita telah berikhtiar, dan ini menjadi penyemangat bagi kita semua bergerak untuk kemajuan kita semua,” pungkasnya. (tor/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya