13 SMPN Dibolehkan Buka Pendaftaran Lagi

Dari 35 SMP Negeri yang melaksanakan PPDB Online tak semua sekolah yang kuotanya bisa terpenuhi dan masih ada 13 sekolah yang hingga hari terakhir kekurangan siswa

BANJARMASIN, KP – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online untuk SMP Negeri di Kota Banjarmasin baik yang melalui jalur prestasi, afirmasi (pemegang kartu KIP), maupun zonasi telah selesai dilaksanakan pada 4 Juli lalu. 

Rupanya dari total 35 SMP Negeri yang melaksanakan proses ini, tak semua sekolah yang kuotanya bisa terpenuhi. Tercatat, dari total sekolah tersebut, ada 13 yang hingga hari terakhir masih kekurangan pendaftar.

Adapun 13 sekolah yang masoh kekurangan pendaftar itu yakni SMP Negeri 10 sebanyak 147 murid, SMP Negeri 13 sebanyak 131 murid, SMP Negeri 14 sebanyak 20 murid, SMP Negeri 16 sebanyak 74 murid, SMP Negeri 17 sebanyak 100 murid. 

Kemudian SMP Negeri 18 sebanyak 88 murid, SMP Negeri 20 sebanyak 25 murid, SMP Negeri 21 sebanyak 48 murid, SMP Negeri 22 sebanyak 160 murid, SMP Negeri 25 sebanyak 28 murid, SMP Negeri 28 sebanyak 77 murid, SMP Negeri 29 sebanyak 103 murid, dan SMP Negeri 32 sebanyak 45 murid.

Dengan demikian jika disimulasikan dari jumlah tersebut maka total yang masih diperlukan untuk mengisi kekurangan 13 sekolah tadi yakni sebanyak 1.046 pendaftar. 

Melihat kondisi ini, Dinas Pendidikan Banjarmasin mengambil kebijakan dengan memperbolehkan sekolah yang masih kekurangan tersebut untuk tetap membuka pendaftaran hingga masuk tahun ajaran baru pada 13 Juli mendatang.

Berita Lainnya
1 dari 1.191
Loading...

“Jika masih ada yang mengakses tidak dilarang, karena sekolah negeri ada untuk melayani masyarakat,” ujar Totok melalui pesan singkatnya, Minggu (05/07/2020).

Totok pun optimis bahwa kuota 13 Sekolah ini bakal terisi nantinya. Mengingat dari data jumlah kelulusan SD maupun MI tahun ini ada sebanyak 10.622 siswa. Sedang kuota yang diperlukan SMP Negeri untuk PPDB online hanya 7.114 kursi.

Meski ada kemungkinan para lulusan SD maupun MI ini mendaftar ke MTS atau pondok pesantren yang lebih dulu melakukan PPDB. Namun Totok memprediksi mereka yang masuk di sana hanya sebanyak 20 persen saja.

Selain itu, berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Pendidikan selama pelaksanaannya berlangsung ada 7.397 pendaftar, dari jumlah kuota yang disediakan 35 sekolah sebanyak 7.114 kursi.

Rinciannya, PPDB Online jalur prestasi ada 494 siswa yang lulus, jalur afirmasi sebanyak 1.016 dan Online Zonasi sebanyak 4.558. Sehingga total hasil PPDB Online berjumlah 6.068.

Dalam data tersebut juga disampaikan ada 1.329 kelebihan pendaftar karena gugur dan ditolak. Jumlah itu terdiri dari siswa mendaftar berulang kali sedangkan data yang diterima ajuannya cuma 1 saja, sehingga status ditolak.

Kemudian siswa yang gugur mencoba mendaftar lagi, sehingga terdaftar namun tidak terverifikasi dan tidak masuk pada hasil perengkingan. Selanjutnya pendaftar gugur karena salah memilih sekolah pilihan yang terlalu jauh dengan jarak rumah. (sah/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya