Jalan Trisakti Liang Anggang Hancur, Sehari 2 Truck Terguling

Kecelakaan bisa sampai setiap hari di kawasan Lingkar Selatan ini terjadi

BANJARMASIN, KP – Warga dan pengusaha di kawasan Jalan Gubernur Subarjo Lingkar Selatan, atau lebih dikenal akses Jalan Trisakti-Liang Anggang Lingkar Selatan, mengalami kerusakan berat dan jadi momok bagi yang melintas di sana setiap harinya.

Tak ayal, hampir setiap hari armada truk miring dan terjungkal menumpahkan barang bawaannya, akibatnya banyak yang menjadi korban atau kerugian, terutama angkutan logistik dari pelabuhan menuju luar kota atau sebaliknya.

Begitu juga pengendara R2 sering terjungkal dan luka-luka dan mengakibatkan motornya rusak.

Buktinya pada Rabu (22/7) lalu, tidak kurang ada dua kejadian truk miring dan terbalik, bahkan pukul 17.00 WITA ada truk plat DA 8750 HD, tepat di RT 13 depan Depo Spil Km 5 Lingkar Selatan miring dan akhirnya terbalik seluruh bawaannya.

Berdasarkan saksi mata Syaifullah (40), peristiwa terbaliknya truk logistik milik salah satu ekspedisi tersebut berawal, saat sopir berhati-hati melewati jalan dari arah Liang Anggang menuju Trisakti Banjarmasin.

Namun sial, karena kondisi lubang besar nyaris di sepanjang jalan, akibatnya salah satu ban terperosok, sehingga posisi ban truk timpang dan terbalik.

Petugas Lalu Lintas pun sibuk mengatur jalan tersebut macet total dan memandu agar truk-truk yang lewat bisa melewati jalan yang agak mudah.

Berita Lainnya

Lana Tikam “PIL” Gadis Pujaannya

1 dari 874
Loading...

“ Sudah 6 bulan lebih, kondisi jalan disini rusak berat, dan belum ada tanda perbaikan yang memadai oleh PUPR dan Balai Jalan,” jelas dia.

Ia pun khawatir armada truk yang melintas dengan kapasitas sampai 20 ton tersebut terbalik dan mengancam keselamatan pengguna jalan uang lain, mengingat banyak warga yang melintas di jalan itu.

Ia berharap, pemerintah dapat segera memperbaiki kondisi jalan tersebut, sebab sangat mengkhawatirkan.

“Kecelakaan bisa sampai setiap hari di kawasan Lingkar Selatan ini terjadi, apalagi ketika menjelang Magrib hingga malam karena penerangan jalan tidak ada. Jangan sampai jatuh korban meninggal baru diperbaikki permanen,” ucapnya.

Terpisah, Anggota DPRD Banjarmasin Saut Nathan Samosir menyebutkan, jalan Lingkar Selatan Trisakti-Liang Anggang kewenangannya oleh Kementerian PURP melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI.

Namun, katanya, sebagai wakil rakyat Banjarmasin telah mengkomunikasikan dengan Dinas PURP dan DPRD Kalsel untuk perbaikan sementara. “Namun masih saja jalan membahayakan bagi angkutan truk, karena perbaikannya tambal sulam saja,” ujar anggota Komisi III DPRD Banjarmasin ini.

Ia memastikan, pengelolaan Jalan Lingkar Selatan bukan ranah Pemko Banjarmasin, dan pihaknya mendapat informasi, bahwa kini perbaikan jalan tersebut masih dalam proses lelang untuk tiga bulan ke depan.

“Yang jadi kita persoalan para sopir truk dan warga melintas disana, selama menunggu tiga bulan ini bagaimana? Ini yang kami khawatirkan. Korban akan bertambah terus, selama tiga bulan ini, instansi yang berwenang agar bisa cepat memperbaikki dan merapikan jalan berlobang-lobang menganga tersebut,” ketus pengusaha ekspedisi ini. (hif/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya