KPUD Tapin Lakukan Pencocokan Data Dan Penelitian Calon Pemilih

Rantau, KP – Komisi Pemilihan Umum ddaerah (KPUD) kabupaten Tapin lakukan pencocokan dan Penelitian (Coklit) calon pemilihan padda Pilkada Gubernur Kalimantan Selatan kepada tokoh masyarakat.

Tokoh masyarakat yang dip[ilih untuk dilakukan colit ini antara lain adalah Bupati Tapin HM Arifin Arpan dan Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin H Masyraniansyah dan Wakil Ketua DPRR Tapin H. Midpay Syahbani, dan yang pertama dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada 2020 di tengah pandemi covid 19 oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) mereka yang berempat itu tadi .

Petugas KPUD Tapin yang mendatangi langsung rumah masing-masing penjabat Tapin dan melakukan coklit seekaligus langsung menempelkan stiker daftar pemilih setelah dilakukan pendataan.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan usai dilakukan coklit oleh petugas KPIUD Tapin dirumahnya mengatakan baha pendataan pemilih ini dilakukan sebagai sampel untuk di daftar anggota pemilih pada pemilihan kepala daerah yang berlangsung pada akhir tahun 2020.

“Setelah dilakukan coklit kepada para tokoh masyarakat selanjutnya diteruskan pendataan kepada warga masyarakat Tapin lainnya yang sudah terdaftar,” Ungkap bupati Tapin.

Alam kesempatan itu ia juga berharap nantinya penyelenggara komisi pemilihan umum dapat melakukan pendataan warga yang akurat, tidak ada lagi warga yang tidak terdaftar.

Berita Lainnya

Lensa Foto Tapin

Kantor Unit Layanan Paspor Resmi Dibuka di Tapin

1 dari 149
Loading...

“Jangan sampai ada warga yang sudah terdata, tidak masuk dalam daftar pemilih, “ujar Bupati lagi.

Dikatakan oleh Bupati Tapin bahwa dalam Pilkada kali ini Kabupaten Tapin hanya menyelenggarakan pemilihan Kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel. “ Mudah-mudahan pada hari pencoblosan berjalan dengan lancar dan sukses serta tingkatkan kehadiran warga pemilih yang tinggi ke Tempat pemilihan,” pungkas bupati Tapin.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Tapin Hj Hendriyanti mengatakan, proses coklit dilakukan terhadap tokoh masyarakat dan penjabat yaitu Bupati, wakl Bupati, Sekretaris Daerah, anggota dewan Tapin dan pengawas pemilu Tapin.

“Masing-masing penjabat di data oleh petugas PPDP sebagai sampel untuk Pilkada 2020, “ujarnya.

Selanjutnya masing-masing PPDP setiap desa kelurahan melakukan pendataan kerumah masing-masing penduduk tor to door.

Proses coklit berlangsung dari tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus 2020 sesuai dengan tahapan Pilkada.

Masih dalam suasana pandemi ini petugas dalam melakukan pendataan warga tetap menerapkan protokol kesehatan. (ari/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya