Pengprov Cabor Respons positif Video Converence Zoom KONI

Simulasi virtual VCZ (video converence zoom) KONI Kalsel dengan pengprov cabor, berlangsung lancer dan aman, dan direspon positif.

Banjarmasin, KP – Para pengurus cabang olahraga provinsi, menyambut positif simulasi Video Converence Zoom (VCZ), yang dilaksanakan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kalsel, Sabtu tadi (4/7/2020).

Dalam simulasi yang dipimpin Kabid Organisasi, Firdausy Mansori dan Sekretris Umum KONI, Enly Hadiannoor, didampingi Kabid Pullata, Subhan Annur dan Humas KONI, H Mursyid Arpan, beberapa pengprov cabor mengusulkan agar VCZ bias dilaksanakan secara rutin setiap bulan, sehingga selalu ada komunikasi yang harmonis dan sharing berbagai informasi.

Ketua Perbasi (Persatuan Basket Seluruh Indonesia) Kalsel Rattana Arya yang biasa dipanggil Koh Aling, menyambut positif meeting virtual tersebut. Dia bahkan menyayangkan adanya beberapa cabor yang sudah melakukan latihan, padahal jumlah orangnya cukup banyak, sehingga sepertinya tidak ada lagi batasan jarak atau physical distancing.

Berita Lainnya

Antusias Gerak Jalan Tetap Tinggi

Tim Allstar Kalsel kebanjiran tawaran ujicoba

1 dari 199
Loading...

‘’Karena kondisi pandemic covid-19 masih belum punah total, seyogianya kita tetap harus berhati-hati, untuk cabang bola basket yang telah lolos ke PON XX Papua, saya instruksikan untuk bersabar dan tetap melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing sampai suasana benar-benar aman, baru latihan bersama-sama di lapangan,’’ kata Koh Aling.

Kabid Organisasi dan Sekum KONI, menyampaikan penghargaan dan terimakasihnya pada pengprov cabor yang bersedia memenuhi undangan VCZ (video converence zoom) tersebut. Bagi undangan yang tidak bisa hadir pada kegiatan simulasi pertama tersebut, akan dijadwal ulang pada tanggal 9 Juli 2020.

‘’Mudah-mudahan pada meeting zoom berikutnya tetap berjalan lancer, tidak ada gangguan pada peralatan virtual yang digunakan,’’ kata Enly Hadiannoor.

Enly juga menilai komunikasi virtual menggunakan VCZ tersebut sangat e3ffektif, tanpa mengurangi essensi tatap muka langsung, namun dari penggunaan IT (Internet Thinks) tersebut, persoalan-persoalan yang ada di pengprov cabor segera diketahui dan ditindak lanjuti melalui mekanisme organisasi, pungkasnya. (nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya