Polres Banjar Ringkus Dua Pengedar

Martapura, KP – Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar, berhasil meringkus seorang pengedar narkoba, Jumat (17/07/2020) lalu sekitar pukul 15.30 WITA.

Pelaku HR alias Ahad (33), warga Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru diamankan saat berada di Jalan A Yani Km 16 Kecamatan Gambut.

”Anggota di lapangan berhasil meringkus pelaku saat berada dalam mobil Nissan March warna putih yang terparkir di pinggir Jalan A Yani, Gambut,” ungkap Kasat Narkoba AKP Purnoto SH, Rabu (21/07/2020).

Dari dalam mobil pelaku, sambungnya, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 paket shabu-shabu seberat 3,40 gram yang ditemukan dalam bekas kotak korek api di daun pintu depan sebelah kanan.

Tidak hanya sampai disitu, petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah pelaku di Komplek Griya Pesona Bhayangkara Guntung Manggis, Landasan Ulin. Petugas pun kembali berhasil menemukan barang bukti 1 paket shabu seberat 5,21 gram yang disimpan di kotak Wifi, tepatnya di lemari pakaian dalam kamarnya.

Kemudian 11 paket shabu seberat 109,39 gram kembali ditemukan terbungkus plastik warna hitam, juga dalam lemari pakaian di kamar pelaku.

Berita Lainnya
1 dari 852
Loading...

”Total ada 15 paket shabu-shabu dengan berat kotor 118 gram yang berhasil kami amankan dari pelaku,” pungkas Purnoto.

Empat hari berselang, kemali Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar meringkus seorang pengedar narkoba di wilayah hukumnya, persis Senin (20/07/2020) sekitar pukul 22.30 WITA.

Saat ditangkap, tersangka HR (27), warga Komplek Turangga RT 04 RW 02 Kelurahan Mandar Sari, Kecamatan Kertak Hanyar hanya bisa tertunduk lesu.

Dikatakan AKP Purnoto, penangkapan HR bermula dari informasi dari masyarakat, kemudian tersangka ditangkap saat berada di rumahnya.

“Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 2 paket besar shabu-shabu dengan berat kotor 100 gram, terbungkus plastik warna hitam di dalam lemari yang berada di dapur rumah. 1 paket shabu–shabu dengan berat kotor 0,50 gram, juga ditemukan petugas dalam kantong kain warna kuning dari dalam lemari kamar,” tandasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Banjar dan akan dikenakan dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2019 tentang Narkotika.

“Ancamannya pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar,” tegasnya. (wan/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya