Badan Anggaran Usulkan APBD Perubahan Naik Rp 15 Miliar

Banjarmasin, KP – Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin, memproyeksikan Pendapatan Daerah (PAD) dalam APBD Perubahan mampu untuk ditingkatkan dengan mengusulkan target kenaikan Rp 15 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin HM Yamin menjelaskan, pada rapat paripurna dewan digelar Rabu (12/8/2020), Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menyampaikan Rancangan Kebaikan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2020 memprokyeksikan Pendapatan Daerah sebesar Rp 1,543,361,300,642 atau turun Rp 187 miliar dibanding APBD murni tahun 2020 yang sebelumnya ditetapkan Rp 1,7 triliun.

Penurunan sebagai dampak dari pandemi wabah virus corona (Covid-19) itu , salah satunya bersumber dari PAD dari semula ditargetkan Rp 367 miliar turun menjadi Rp 254 miliar.

” Namun dalam pembahasan lanjutan KUPA dan PPAS Perubahan APBD tahun 2020 antara Badan Anggaran Dewan dengan Tim Pantia Anggaran (TPAD) didampingi sejumlah SKPD, dilaksanakan hari ini Selasa (18/8/2020) kami minta khusus target PAD pada APBD perubahan dinaikan atau ditambah Rp 15 miliar dari sebelumnya oleh Pemko ditargetjan Rp 254 miliar,” ungkapnya.

Ditemui wartawan di ruang kerjanya, Yamin optimis, usulan dan permintaan pihak dewan terhadap penambahan PAD tersebut mampu mencapai target dan direalisasikan SKPD yang menggali berbagai sumber penerimaan, baik rdari sektor penerinaan retribusi maupun pajak daerah.

Masalahnya menurut Yamin, meski dalam situasi dampak virus corona (Covid-19) aktifitas perekonomian dan kegiatan usaha secara perlahan mulai berjalan normal kembali.

Berita Lainnya

Metode pembelajaran Inovatif Kunci ABK

Guru dan Penulis Tanbu Apresiasi e-book iKalsel

1 dari 1.398
Loading...

Kendati ia juga mengakui, ada sejumlah PAD yang diproyeksi mengalami penurunan seperti pada Dinas Perhubungan yang dalam APBD murni tahun 2020 awalnta ditargetkan sebesar Rp 20 miliar, namun dalam pembahasan KUPA-PPAS APBD Perubahan kemungkinan ditunkan menjadi Rp 12 miliar.

Lebih dijelaskan terkait pembahasan KUPA- PPAS APBD Perubahan ini masih belum final dan dilanjutkan pada 22 Agustus mendatang dengan agenda membahas rencana alokasi belanja daerah.

Menurutnya, pada pembahasan beberapa hari lalu terjait penurunan pendapatan daerah, Badan Anggaran meminra pihak pemerintah Kota Banjarmasin agar menyampaikan rincian sektor apa saja yang mengalami penurunan.

“Kita ingin tahu secara detail dampak pendapatan menurun itu disektor apa saja, supaya dapat dicarikan solusinya,,” ujar Yamin.

Pihak dewan tandas Yamin sangat berharap, agar capaian PAD tahun ini dapat direalisasikan. Apalagi ujarnya, akibat dampak wabah virus corona targetnya sudah diurunkan dari awalnya pada APBD murni diproyeksikan Rp 367 miliar.

Meski demikian tandasnya, seluruh SKPD yang menggali PAD harus bekerja lebih giat lagi dalam upaya meningkatkan sumber-sumber penerimaan.

” Karenanya untuk memacu tujuan itu meski masih dalam suasana dampak virus orona Badan Anggaran mengusulkan menaikkan target PAD dalam APBD Perubahan tahun ini sebesar Rp 15 miliar yang diproyeksikan Pemko sebesar Rp 254 miliar,” demikian kata HM Yamin. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya