SPBU Km 33 Dapat Persetujuan Dan Kantongi Perizinan

Banjarbaru,KP – Bangunan SPBU yang berlokasi di Jalan A Yani KM 33, dan sempat menuai protes warga karena dinilai mencemari lingkungan terutama kualitas air kawasan Sungai Kemuning dan penebangan beberapa pohon ternyata diam-diam sudah mengkantongi perijinan.

Bahkan setelah diketahui SPBU tersebut memiliki perijinan Andalalin (Analisa Dampak Lingkungan dan Lalu Lintas) tentunya diharapkan memiliki tanggungjawab di lingkungan lokasi bangunan yang sebelumnya menuai protes warga.

Begitu juga kriteria pembangunan pun sudah memenuhi kriteria, sesuai dengan keterangan dari Kepala Bidang PUPR Kota Banjarbaru, Ahmad Syaidan. Dimana tata ruang pembangunan berada pada radius 100 Meter dari Jl. A. Yani yang diperuntukan bagi perdagangan dan jasa.

“Untuk tata ruang, tidak ada masalah. Karena bangunan tersebut masuk dalam kategori perdagangan,” lanjutnya.

Berita Lainnya

Wawali Gebrak Masker di Depan Balai Kota

RSUD Idaman Layani Pasien Non Covid-19

1 dari 348
Loading...

Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru juga telah mengeluarkan ijin dampak lingkungan sepeti yang dijelaskan oleh Kasi Pemantauan, Pengawasan dan Kajian Dampak Lingkungan, Rusmilawati, menjelaskan dokumenbdan izin lingkungan telah diterbitkan

“ Dokumen lingkungannya dan izin lingkungannya sudah terbit. Dan, untuk Andal Lalin sudah diproses juga oleh Balai Jalan Kementerian Perhubungan,” ujar Mila, Selasa (04/08/2020).

Sosialisasi dengan warga di Kelurahan Loktabat Utara dan Selatan juga telah dilakukan dan warga telah menyetujui pembangunan SPBU tersebut, dibuktikan dengan adanya dokumen berita acara persetujuan.

Masalah penebangan pohon yang sempat jadi perhatian warga, dijelaskan bahwa hal itu sudah mengantongi izin dari pihaknya. (dev/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya