Pembangunan Box Culvet di Bahaur Paling Sedikit Butuh Rp500 Juta

Pulang Pisau – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pulang Pisau, Usis I Sangkai menjelaskan bahwa perbaikan jembatan di wilayah Bahaur Kecamatan Kahayan Kuala yang rusak memerlukan dana bervariasi. Tergantung dari panjang jembatan dan kondisi geografis wilayah.

Usis mengatakan, dari hasil survei satu jembatan di Bahaur itu memerlukan dana paling kecil senilai Rp 500 juta. Maksudnya diperbaiki ini adalah diganti dengan box culvert atau jembatan beton.

“Itu paling kecil menelan dana sebesar Rp 500 juta. Bahkan ada yang lebih dari itu. Karena panjang jembatan dan geografis wilayah di masing-masing jembatan itu berbeda,” kata Usis I Sangkai

Berita Lainnya
1 dari 113
Loading...

Bayangkan, tambah Usis, jika ada 30 jembatan butuh berapa biaya untuk menyelesaikan semua jembatan itu. Sehingga perbaikannya tak bisa dilakukan sekaligus.

“Kalau ada anggarannya gampang saja. Tetap APBD kita itu dibagi untuk banyak kegiatan. Bukan hanya di DPUPR saja. Tetapi untuk instansi lain seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan dan sebagainya,” jelas dia.

Usis memaparkan, belum lagi daerah di Kecamatan Kahayan Kuala yang belum memiliki jembatan. Khususnya jalan yang menuju ke Desa Cemantan.

“Intinya pemerintah itu memperhatikan saja. Namun secara bertahap pasti akan diselesaikan,” pungkasnya. (sgt/k-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya