Pemprov Kalsel Suguhkan Data Pendukung Investasi Australia

Berita Lainnya
1 dari 1.038

Banjarbaru, KP – Investasi senilai Rp2,9 miliar untuk pembangunan Kusan Dam atau Bendungan Kusan, disuguhkan Pemprov Kalsel kepada Deputy Chief of Mission The Republic of Indonesia, Canberra, Mohammad Syarif Alatas, Kamis (24/9), melalui meeting zoom.
Selain Bendungan Kusan, Pemprov Kalsel juga menyajikan data potensi investasi pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) di TPA Basirih, Banjarmasin dan pengembangbiakan sapi di Kabupaten Tanah Laut.
Kapasitas sampah di TPA Basirih mencapai 500 ton per hari. Tadinya kami menawarkan TPA Basirih dan TPA Banjarbakula, namun calon investor lebih tertarik dengan TPA Basirih. Mengolah sampah menjadi listrik perlu pasokan air yang banyak, TPA Basirih kebeulan dekat dengan sungai,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kals, Ir. Nafarin.
Nafarin menyebut nilai investasi TPA Basirih yang ditawarkan sekitar Rp1,1 triliun, sedangkan nilai potensi investasi peternakan sapi ratusan miliar. “Meeting zoom yang baru saja dilaksanakan tindak lanjut Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-A CEPA) melalui Indonesian Investment Promotion Center (IIPC) Sydney,” bebernya.
Menurut Nafarin, kepada IIPC ditawarkan 10 sektor potensi investasi, namun setelah dikaji tiga sektor yang paling berpotensi.
Tiga sektor itu berpotensi karena sudah memiliki data detail sehingga pembahasan bisa langsung fokus kepada permasalahan lahan.
“Lahannya seperti apa sudah siap atau belum. Apakah lahan sistem beli, sewa, atau disiapkan tanpa dibeli. Jika harus beli patokan harga berapa. Mereka berharap jika bisa keluar kebijakan pemerintah mengaw investasi sampai tuntas,” ucapnya.(mns/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya