Dugaan Klaster Perkantoran Muncul di Banjarmasin, Dikhawatirkan Menjadi Gelombang Kedua Peningkatan Kasus CoVID-19

Banjarmasin, KP – Lima Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemko Banjarmasin terkonfirmasi positif CoVID-19. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Machli Riyadi. “Ada sekitar lima orang ASN yang terkonfirmasi positif,” ujar Rabu (14/10/2020) sore.

Dengan adanya kejadian tersebut ujar Machli, muncul kekhawatiran akan adanya kalstar perkantoran, yang bisa saja berujung pada terjadinya gelombang kedua peningkatan kasus di Banjarmasin.

“Kita mewaspadai adanya gelombang kedua. Kita sudah menemukan adanya dugaan klaster perkantoran,” jelas Machli yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin.

Berita Lainnya
1 dari 1.622

Machli membeberkan, meski sudah dinyatakan positif, namun lima ASN tersebut tak memiliki tanda-tanda gejala terinfeksi CoVID-19. Dengan kata lain mereka dinyatakan sebagai orang tanpa gejala (OTG).

“Mereka cukup menjalani Isolasi mandiri saja karena memang tanpa gejala. Mereka sudah memasuki hari ketiga perawatan. Semoga segera pulih,” harapnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kelima ASN ini berasal dari instansi berbeda. Dari hasil penelusuran, memang ada yang memiliki riwayat datang dari luar daerah. “Juga ada yang tertular di tempat kita, karena dia tak ada ke luar daerah,” jelasnya.

Oleh karena itu, melihat hal ini perlu adanya langkah yang diambil Pemko lebih jauh. Salah satunya membuat kebijakan baru terkait perjalanan dinas ke luar daerah. Terlebih daerah yang didatangi masih berstatus zona merah. “Ini sangat perlu di pertimbangkan,” tegasnya.

Di samping itu, dia juga meminta kepada para ASN lain untuk tak menjadikan stigma terkait kasus ini. “Kita jangan paranoid, cukup waspada menggunakan masker dan hindari kontak langsung misal bersalaman,” tukasnya. (sah/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya