Jasad Korban Tenggelam Ditemukan Mengapung

Banjarmasin, KP – Akhirnya korban tenggelam bernama asli Satriawan alias Wawan (48), ditemukan Tim Basarnas Banjarmasin dan Tim Rescue Gabungan, Kamis (1/10/2020) pagi, sekitar pukul 06.00 WITA.

Korban ditemukan di perairan Sungai Barito dekat Perusahaan PT Surya Satria Banjarmasin Barat.

Warga Jalan Opu Tosappaile RT 03 RW 06 Kelurahan Amassangan Kecamatan Wara Kota Palopo Sulawesi Selatan ini saat ditemukan berpakaian lengkap dan dipinggangnya ada tas berisikan berbagai macam keperluan, termasuk dompet korban.

Setelah dilakukan evakuasi oleh anggota Basarnas dan Tim Rescue gabungan, langsung dibawa ke daratan tepatnya dekat Mako Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalsel, untuk selanjutnya dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum lebih lanjut.

Anggota Resue 911, Iman mengatakan, penamuan jasad korban saat tim pencarian bersama Tim Basarnas sedang melakukan penyisiran dekat lokasi tenggelam korbannya.

Lalu ada salah satu warga memberitahu bahwa ada mayat sedang mengapung dalam keadaan tenglukup di sungai.

Berita Lainnya
1 dari 940

“Kami pun bersama Tim Basarnas, langsung menuju lokasi temuan tersebut dan benar saja jasad korban dengan berpakaian lengkap mengapung. Kemudian langsung kami evakuasi untuk dibawa ke daratan, guna dibawa ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.

Kasat Polair POlresta Banjarmasin, Kompol John Louis Letedara SIk, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa korban tenggelam sudah ditemukan dan anggota masih melakukan penyelidikan.

Sebelumnya, pria paruh baya ini tenggelam di perairan Sungai Barito depan Pabrik Semen K Banjarmasin Barat, saat hendak mengantar dokumen ke Tougboat Johan, Selasa (29/9/2020), sekitar pukul 17.00 WITA.

Dari keterangan yang didapat di lapangan, korban sebelumnya menaiki kapal kecil bermesin (kelotok) bersama Saleh Nurdin (37), seorang pekerja servis kapal, warga Jalan Ir PHM Noor Simpang Jagung Banjarmasin Barat, dan Arifin (16), servis kapal, warga Pos Bara multi Banjarmasin Barat.

Ketiganya bersama-sama mengantar dokumen kapal, ke kapal TB Johan yang ketika itu mau lepas tali. Namun, roda kelotok yang ditumpanginya terkena sampah dan mesin kelotok tidak kuat untuk maju ke depan, sehingga mundur terbawa arus ke belakang sampai keburitan kapal.

Melihat kelotok mundur ke belakang dan ada tongkang kosong di belakangnya, korban menceburkan diri ke sungai dan berusaha berenang ke pinggir. Nahas, sebelum sampai ke pinggir korban tenggelam dan tidak muncul lagi. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya