PABBSI akan dibubarkan
Tiga cabor memisahkan diri lebih fokus lakukan pembinaan

Dibubarkannya PABBSI, sehingga tiga cabor di dalamnya berdiri sendiri, dinilai akan lebih focus dalam melakukan pembinaan.

Banjarmasin, KP – Rencana akan dibubarkannya PABBSI (Persatuan Angkat Besi, angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia) , kemudian tiga cabor yang bernaung dibawahnya akan berdiri sendiri, mendapatkan respon positif sejumlah pengurus induk organisasi olahraga tersebut.

Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI), akan dibubarkan secara resmi pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat di Jakarta.

Cerainya tiga cabang olahraga dari induknya ini juga diikuti pengurus PABBSI di Kalimantan Selatan. Ketiganya diputuskan diganti dengan nama Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) dan Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI).

Keputusan tersebut diambil sehubungan dengan desakan pemisahan ketiga cabang olahraga tersebut untuk memiliki federasinya masing-masing. Hal itu sesuai dengan aturan dari Federasi Angkat Besi Dunia (IWF).

Sekretaris PABBSI Kalsel, Yudha Pribadi kepada wartawan di Banjarmasin Jum’at (23/10/2020) menyatakan, pemisahan tersebut akan menjadikan tiga cabor, PABSI, Pabersi dan PBFI, akan bisa lebih focus membina dan menjalankan organisasinya masing-masing.

Menurut Yudha, sudah ada beberapa nama yang menyatakan kesiapannya untuk memimpin masing-masing organisasi cabor pecahan PABBSI tersebut.

‘’Jadi kita tinggal menunggu pembubaran secara resmi, untuk membentuk masing-masing kepengurusan,’’ papar Yudha yang juga merupakan manajer BSC (Bugar Sport Centre) Banjarmasin.

Khusus angkat besi, Binpres PABBSI Kalsel sebelumnya Edo Masrun dipercaya membawa mandat dari PABSI pusat untuk membentuk kepengurusan di Banua.

Berita Lainnya

RDP berikan apresiasi Untuk atlet IODI

1 dari 265

“Kalau khusus angkat besi kini namanya PABSI tulisan atau ejaannya tanpa double B. Saya dipercaya pusat membawa mandat,” kata Edo belum lama tadi.

Tidak hanya itu pria yang pernah dipercaya menjabat Sekretaris PABBSI Banjarmasin ini juga merangkap sebagai carateker ketua PABSI Kalsel.

Lalu kapan musyawarah Provinsi (Musprov) PABSI Kalsel akan digelar, Edo mengaku pihaknya saat ini sedang menghimpun para pengurus, sehingga dalam waktu dekat akan digelar.

Edo mengaku sejak Januari hingga Maret ini sudah ada delapan daerah diantaranya Banjarbaru, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu, Tanah Laut dari 12 pengurus pengcab PABBSI Kalsel untuk sosialiasi.

Mengenai calon ketua umum, Edo mengaku sampai saat ini memang sudah ada beberapa kandidat yang bakal menduduki kursi pimpinan PABSI Kalsel.

“Tapi kami meminta agar saat Musprov PABSI Kalsel, nama ini akan jadi kejutan di acara pemilihan ini, mereka (kandidat) pun sudah menyatakan kesiapannya,’’ kata Edo yang putera tokoh olahraga di Kalsel H Djumadri Masrun.

Hingga saat ini kepengurusan PABBSI, masih diminta untuk terus mempertanggungjawabkan anggaran yang dikelola sampan nanti pada Desember 2020.

“Jadi Desember nanti PABBSI masih bisa menjalankan programnya dengan pertanggungjawaban laporannya,” kata dia.

Bagaimana dengan rencana kepengurusan PABSI di daerah, Edo menjelaskan dari 12 pengurus cabang olahraga PABBSI Kalsel hanya Tanah Bumbu yang masih belum merespon pembentukan PABSI di daerah.

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya