Petani Budidaya Ikan di Kawasan Food Estate Mendapat Pelatihan

Palangka Raya, KP – Petani / nelayan perikanan kawasan food estate memperoleh pelatihan peman sumber daya lokal perairan rawa selama beberapa hari, guna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mereka.

Pelatihan diberikan oleh jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Selatan. Kegiatan dibuka hari ini Jumat (9/10) oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalteng Darliansyah.

Pelatihan bertujuan untuk peningkatan pendapatan petani dan pembudidaya ikan kawasan Food Estate di Desa Belanti Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah Darliansjahmengatakan potensi tanaman pangan, hortikultura dan peternakan serta perikanan di kawasan Food Estate sangat luar biasa dan menjanjikan. Potensi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan optimal.

Berita Lainnya
1 dari 303

Dislutkan Bersama BPTP Kalteng dan BPTP Kalsel Latih Masyarakat Kawasan Food Estate Dalam Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Perairan Rawa

Dikemukakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan akan merevitalisasi kolam, keramba milik masyarakat yang sudah ada, serta akan memfasilitasi pembuatan kolam dan keramba sesuai potensi kawasan.

Terkait masalah pakan dan benih yang masih tergantung dari luar daerah seperti Jawa dan Kalimantan Selatan, dijelaskan Pemerintah Provinsi akan membangun pabrik pakan ikan di Kalimantan Tengah termasuk membangun Balai Benih Ikan Sentra Modern.

Diharapkan melalui pelatihan ini masyarakat sudah menguasai usaha perikanan antara lain terkait kualitas air, teknik budidaya ikan sistem kolam dan keramba, pembenihan ikan serta pengolahan pakan berbahan dasar lokal. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya