Pjs Walikota Sidak Kerumunan Massa

Banjarbaru, KP – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Banjarbaru Bernhard E. Rondonuwu melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kerumunan massa, khususnya seputaran Lapangan Murjani dan taman air mancur, Minggu (4/10/2020).

Sidak ini dilakukan dalam rangka penegakan protokol kesehatan (Prokes), agar bisa mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Idaman, dan menemukan banyak pelanggaran, terutama belum menggunakan masker dan menjaga jarak dalam kerumuman.

“Kita ingin menegakan protokol kesehatan, agar bisa melandaikan kasus Covid-19 di Banjarbaru,” kata Bernhard, yang didampingi Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Marhain Rahman.

Selain itu, juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru beserta anggota dari TNI dan Polri.

Tim gabungan ini tidak mengenakan sanksi sosial maupun fisik terhadap pelanggar protokol kesehatan, namun hanya melakukan pendataan.

Berita Lainnya
1 dari 387

“Jika ditemukan melanggar lagi, maka akan dikenakan sanksi sesuai Perwali Nomor 27 tahun 2020,” tegasnya.

Kemudian, tim gabungan ini juga melakukan penindakan penegakan protokol kesehatan di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Jalan Trikora. Bahkan langsung melakukan tes swab kepada pengunjung di THM tersebut.

“Kita ingin memastikan masyarakat patuh, karena TNI/Polri, Satpol PP dan lainnya serius dalam penegakan protokol kesehatan,” tambahnya.

Lebih lanjut Bernhard mengungkapkan, sidak ini juga menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Forum RT/RW, agar bisa memecah kerumunan masyarakat, terutama di depan balai kota Banjarbaru.

Bernhard menambahkan kegiatan ini sebagai langkah memastikan masyarakat bahwa Pemko tetap konsisten pada penegakan protokol covid-19, diantaranya penegakan dan penindakan edukasi untuk disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan atau kumpul-kumpul.

“Tujuan kegiatan ini untuk memastikan terjaminnya kesehatan masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kluster baru dan melandaikan kasus covid-19,” ujarnya. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya