Seluruh Elemen di Kabupaten HSS Deklarasikan Damai Anti Anarkisme

Kandangan, KP – Mencegah tindakan anarkisme, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama TNI, Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda sampai elemen masyarakat setempat melaksanakan deklarasi damai.

Deklarasi damai anti anarkisme itu, dilaksanakan di Kepolisian Resor (Polres) HSS, Rabu (21/10/2020) kemarin.

Deklarasi damai anti anarkisme dibacakan Ketua DPRD Kabupaten HSS Akhmad Fahmi, yang diikuti seluruh pihak yang hadir. Dilakukan pula penandatanganan deklarasi damai anti anarkisme.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HSS, Muhammad Noor mengatakan, deklarasi damai anti anarkisme menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan suasana aman, damai dan kondusif di Kabupaten HSS.

Muhammad Noor berujar, iklim yang aman dan damai merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan. “Sehingga pembangunan akan dapat terus berlangsung dengan baik. Mari kita terus jaga dan pertahankan dengan baik suasana aman, damai dan kondusif yang sudah terjadi di Kabupaten HSS ini,” ujarnya, membacakan sambutan Bupati HSS Achmad Fikry.

Berita Lainnya
1 dari 343

Menurutnya, segala bentuk anarkisme tidak dibenarkan oleh norma agama, adat istiadat maupun berdasarkan hukum negara. Tindakan anarkisme akan merugikan semua pihak, tidak hanya diri sendiri, tetapi juga orang lain termasuk hasil-hasil pembangunan.

“Semoga melalui deklarasi damai anti anarkisme ini kita semua berkomitmen untuk bersama-sama paling berperan aktif untuk mewujudkannya,” harap Muhammad Noor.

Kapolres HSS, AKBP Siswoyo mengatakan, deklarasi damai anti anarkisme dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran dan kesepakatan bersama untuk menjaga kedamaian di wilayah Kabupaten HSS.

“Deklarasi damai anti anarkisme ini bukan berarti anti unjuk rasa. Tetapi kita anti anarkis, anti segala bentuk kekerasan. Apalagi sampai merusak fasilitas umum yang tidak dibenarkan dan melanggar undang-undang,” ujarnya.

Kapolres mengimbau agar segala bentuk anarkisme di Kabupaten HSS bisa dicegah dan dihindari.  Semua pihak harus mempertahankan kedamaian demi keberlangsungan dan kelancaran pelaksanaan pembangunan di daerah.

Siswoyo berujar, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif diperlukan, sebagai modal dasar terselenggaranya pembangunan. Sehingga terwujud masyarakat yang sejahtera, agamis dan produktif. (tor/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya